Kamis, 31 Januari 2019

Hindari Konflik Antar Pendukung Coblosan Pilkades Disimulasi


Karanganyar - Tim sukses dan pendukung calon kepala desa dilarang melakukan konvoi dan memasang alat peraga kampanye (APK) politik selama masa kampanye serentak. Hal itu untuk mengantisipasi persinggungan antar massa pendukung calon kepala desa. Hal itu dikatakan Camat Colomadu, Yopi Eko Jatiwibowo di sela simulasi pemungutan suara Pilkades di aula kantornya, Rabu (30/1).

"Kita menindaklanjuti arahan Polres, Kodim dan Pemkab untuk menciptakan suasana pesta demokrasi Pilkades agar sejuk, aman dan nyaman. Hal yang mengganggu seperti pemasangan mandiri APK dan konvoi kendaraan bermotor, dapat mengganggu," katanya.

Di kecamatannya, sebanyak 29 calon kades berkompetisi dalam Pilkades di sembilan desa. Penyampaian visi misi calon akan digelar serentak pada 18 Februari 2019. Pada hari yang sama juga berlangsung kampanye.

"Kapolsek bertugas mengatur pergerakan massa saat kampanye. Jangan sampai bersinggungan di jalan," katanya dalam simulasi bertajuk Colomadu Gembira dan Aman (Ceria).

Ia menjamin publikasi calon kades proporsional dan adil di wilayahnya. Panitia telah menjatah lembar poster masing-masing calon dalam bentuk spanduk plastik. Dalam simulasi itu, dijabarkan tata cara pemilih mengisi daftar hadir diberi kertas suara, mencoblos sampai memasukkan surat suara terpakai ke kotak suara. Simulasi dihadiri semua calon kades dan panitia pemilihan. Yopi mengatakan, simulasi tersebut lancar sampai ke penghitungan suara.

"Nantinya, diharapkan seperti ini. Lancar di dalam area pemungutan suara dan di luarnya," katanya.

Ia juga memastikan tingkat kerawanan minimal. Satu diantaranya mengantisipasi pemetaan basis massa calon dengan mengacak kotak suara. Jumlah kotak suara tidak boleh sama dengan jumlah dusun," katanya.

Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi msngatakan pentingnya penyelenggara bersikap dan berbuat netral. Kepada calon kades, ia meminta mereka saling menahan diri untuk tidak berbuat ujaran kebencian. Jangan menjelekkan calon. Integritas panitia di jaga benar-benar," katanya.

Secara umum, Pilkades digelar di 145 desa di 16 kecamatan pada 20 Februari. Sebanyak 410 calon kades memperebutkan posisi kepala desa masa jabatan tahun 2019-2025.

Dandim Karanganyar, Letkol Inf MI Muchtar Maksum mengatakan simulasi pemungutan suara pada Pilkades dapat dijadikan rujukan saat pilpres dan pileg pada 17 April.

"Kami meminta backup penuh masyarakat dan stakeholder pada Pilkades serta pemilu presiden dan legislatif nanti. Tadi sudah di deklarasikan netralitas perangkat dan panitia pilkades," katanya.

(Aw-Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Babinsa Pantau Pengaspalan Jalan di Wilayah Binaan

KodimKaranganyar -  Babinsa Pantau Pengaspalan Jalan di Wilayah Binaan KodimKaranganyar  -  Babinsa Pantau Pengaspalan Jalan di Wilayah...