Kamis, 30 Agustus 2018

Serka Suprapto Pimpin Perenggangan Sebelum Melaksanakan Renang Militer Prajurit Kodim 0727 Karanganyar


Karanganyar - Setelah melaksanakan tes samapta dilingkungan alun - alun kabupaten Karanganyar, yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus, hari ini tanggal 30-31 Agustus dilanjutkan dengan tes renang militer dasar dengan jarak 50 meter di kolam renang Intan Pari Karanganyar. Kamis (30/8)

“Setiap prajurit harus lulus lari 3.200 meter (Samapta A) sesuai kategori umur, Samapta B terdiri Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run secepat-cepatnya,” terang Pasiops Kodim 0727/Karanganyar Kapten Suyatno.

Kapten Suyatno menjelaskan, renang militer merupakan persyaratan mutlak untuk UKP. Karena berenang merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang prajurit, dengan kemampuan renang yang baik prajurit tidak akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas yang berhubungan dengan air. Misalnya seperti ada penyebrangan sungai, latihan pendaratan laut dan latihan air serta lainnya,”ungkap Pasiops.

Sebelum kegiatan dimulai Serka Hendi (anggota Jas Korem) dan Serka Suprapto, memimpin senam perenggangan dan dilakukan cek kesehatan oleh anggota kesehatan Klinik Pratama 27, dan PMI Kabupaten Karanganyar.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Renang Militer untuk Meningkatkan Kemampuan Prajurit Kodim 0727/Karanganyar


Karanganyar - Setelah melaksanakan tes samapta dilingkungan alun - alun kabupaten Karanganyar, yang dilaksanakan pada tanggal 28-29 Agustus, hari ini tanggal 30-31 Agustus dilanjutkan dengan tes renang militer dasar dengan jarak 50 meter di kolam renang Intan Pari Karanganyar. Kamis (30/8)

“Setiap prajurit harus lulus lari 3.200 meter (Samapta A) sesuai kategori umur, Samapta B terdiri Pull Up, Sit Up, Push Up dan Shuttle Run secepat-cepatnya,” terang Pasiops Kodim 0727/Karanganyar Kapten Suyatno.

Kapten Suyatno menjelaskan, renang militer merupakan persyaratan mutlak untuk UKP. Karena berenang merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki oleh seorang prajurit, dengan kemampuan renang yang baik prajurit tidak akan mengalami kesulitan dalam melaksanakan tugas yang berhubungan dengan air. Misalnya seperti ada penyebrangan sungai, latihan pendaratan laut dan latihan air serta lainnya,”ungkap Pasiops.

Sebelum kegiatan dimulai Serka Hendi (anggota Jas Korem) dan Serka Suprapto, memimpin senam perenggangan dan dilakukan cek kesehatan oleh anggota kesehatan Klinik Pratama 27, dan PMI Kabupaten Karanganyar.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

17 Agustus '45 Sebagai Tonggak Awal Ma'rifatullah dan Membangun Indonesia dengan Ilmu dan Adab


Karanganyar - Safari Da'wah dan Tabligh Akbar oleh Al Ustadz KH. Abdul Somad, Lc, MA dengan mengambil Thema "17 Agustus '45, Sebagai Tonggak awal Ma'rifatullah dan Membangun Indonesia dengan Ilmu dan Adab" di Ma'had Tahfizhul Qur'an Isy Karima, dusun Pakel, desa Gerdu, KM. 34, kecamatan Karangpandan kabupaten Karanganyar. Selasa (28/8)

Turut hadir dalam acara tersebut Al Ustadz KH.Abdul Somad, Lc, MA., Ustadz Shihabudin, A.M. Al Hafidz, Lc ( Ketua YSPII/Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Ponpes Isy Karima), H Rohadi Widodo (Wakil Bupati Karanganyar), Letkol Caj Achsin (Kasiter Korem 074 /Wrt), Kompol Dyah (Wakapolres Karanganyar), Kapten Cpl Sutatna (Mewakili Dandim 0727/Karanganyar), Drs. Samsi (Sekda), H. Mustain Ahmad SH.MH (Kemenag), H. Zanudin (Ketua MUI Karanganyar), Habib Sholeh, Dr. Pamuji, Badarudin (FKUB), Agus Cipto Waloyo (Kesbangpol), Ustad Sanif Alisabana (Pimpnan Ponpes Salman Al farezi), AKP Ibrayadi (Kapolsek) dan Ketua Ormas Islam.

Dalam penyampaian Tausiyah yang di sampaikan oleh Ustadz KH. Abdul Somad, “Masa depan Indonesia di awali dengan mimpi  dengan ajaran Al Quran dan mau mengamalkannya, maka Negara Indonesia akan kuat dan kokoh serta damai. Kita bisa kehilangan kesadaran tapi yang tidak bisa di rusak memori hafalan Al Quran. Al Quran jangan kita lupakan, jika kita hafal Al Quran maka otak kita tidak bisa di pengaruhi oleh dari pihak lain.

Jangan kita sudah baik dan bisa hafal Al Quran tetapi dilingkungan kita masih banyak maksiat, maka kita juga akan merugi. Mari kita cari ketenangan jiwa dengan membaca Al Quran, warga Karanganyar sudah disiapkan tempat paling nyaman untuk menenangkan jiwa dan hati yaitu di Ponpes Isy Karima. Maka berbondong bondonglah mencari ilmu untuk bekal di dunia dan akhirat.

Saya merasa tenang di Ponpes Isy Karima ini, melihat santri yang santun santun dan mendengarkan alunan suara bacaan Al Quran. Yang hafal Al Quran, sudah ada janji Allah, “jika kita hafal Al Quran maka akan di masukan ke dalam surga. Di Ponpes ini selain kita menghafal Al Quran ternyata ada lingkungan masyarakat juga sangat senang, karena ada kampung bahasa yang mana masyatakat bisa berkomonikasi dengan bahasa Arab dan Inggris serta bahasa lainnya. Saat ini sudah ada 40 cabang Isy Karima di seluruh Indonesia.

Islam mengajarkan kita untuk mencari bekal sebanyak banyaknya untuk di hari akhirat, Malaikat tiap hari mencatat amalan kita. Jika kita punya anak yang hafal Al Quran, maka kita setelah meninggal akan di selamatkan oleh anak kita yang hafal Al Quran. Makanya dari itu mari kita didik anak anak kita untuk menghafal Al Quran, alkhamdulillah di Karanganyar sudah ada Ponpes tafsir  penghafal Al Quran. Saat ini anak anak yang hafal Al Quran di perguruan tinggi UNS Surakarta sudah ada 160 anak dari berbagai fakultas, saya yakin anak anak itu pasti nantinya akan jadi pejabat yang baik.

(Pendim 0727/Kra)

Senam Bersama Sebagai Wujud Kekompakan Anggota Persit

KodimKaranganyar –  Senam Bersama Sebagai Wujud Kekompakan Anggota Persit KodimKaranganyar  –  Senam Bersama Sebagai Wujud Kekompakan ...