Kamis, 30 November 2017

Kasdim Karanganyar bersama Danramil Jaten Pantau Korban Banjir

Karanganyar – Peduli sesama itu sangat mulia, hujan sehari semalam membuat Sungai Bengawan Solo meluap. Hal tersebut membuat kampung yang berdekatan dengan Bengawan Solo kebanjiran.

Melihat situasi tersebut, Kepala Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Inf Mantang didampingi Danramil 04/Jaten Kapten Dwi Wahyu Cahyono mengunjungi pengungsi bencana banjir dan memberikan bantuan sembako di Dusun Daleman RT. 07/06 Desa Ngringo Kecamatan Jaten. Rabu (29/11/17)

Sebanyak 34 rumah di Dusun Daleman di sekitar bantaran sungai Bengawan Solo terkena luapan derasnya air Bengawan Solo. Hal tersebut terjadi karena, dampak dari hujan seharian tidak berhenti yang mengguyur wilayah Solo. Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta tim SAR dari BPBD Kabupaten Karanganyar langsung terjun ke lokasi bencana.

Untuk warga yang kena dampak banjir, segera di ungsikan ke Masjid Al- Maming mulai pukul 21.00 tadi malam, sehingga tidak ada korban jiwa. Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Masyarakat setempat terus berjaga kemungkinan akan tambahnya air, serta menjaga keamanan rumah yang di tinggal mengungsi penghuninya.

Sementara pengunsi di buatkan tenda sementara, dan diberikan bantuan sembako dari Kodim 0727/Karanganyar yang langsung di serahkan oleh Kepala Staf Kodim Karanganyar. Semoga bantuan ini, bisa membantu mengurangi beban para pengunsi. Jangan di pandang harga dan nilai bantuannya, itu semua wujud kepedullian Kodim terhadap warga masyarakat yang mengalami musibah,"himbau Mantang.

Sementara warga masih menetap di pengunsian, karena cuaca masih endung kemungkinan turun hujan. Sehingga para warga yang rumahnya kena banjir belum berani untuk pulang.

(Pendim 0727/Kra)

Danramil Memberikan Materi Wawasan Kebangsaan dan Permainan Outbound SMP Negeri 2 Jaten

Karanganyar – Komandan Koramil 04/Jaten Kodim 0727/Karanganyar Kapten Dwi Wahyu Cahyono memberikan materi Wawasan Kebangsaan dan permainan Outbound kepada siswa-siswi SMP Negeri 2 Jaten yang di ikuti 357 siswa bertempat di aula SMP. Rabu (29/11/17)

Kegiatan tersebut, merupakan program yang sudah dicanangkan oleh Kodim 0727/Karanganyar. Sehingga untuk jajaranya selalu berperan aktif dalam menanamkan jiwa nasionalisme, serta semangat cinta tanah air kepada masyarakat. Adapun materi yang di berikan yakni wawasan kebangsaan dan permainan outbound seperti buldoser, bola tali, permadani terbang, holahop, water estafet, tongkat estafet. Kegiatan permainan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan kerjasama jiwa korsa, saling mengenal, kekompakan dan menumbuhkan semangat disiplin.

Menurut Danramil kegiatan seperti ini, dapat membentuk dan menumbuhkan jiwa serta karakter para generasi muda. Sehingga dengan kegiatan ini diharapkan para generasi muda, dapat memiliki jiwa dan semangat nasionalisme, cinta tanah air, kerjasama antar tim serta solidaritas yang tinggi,”pungkas Dwi.
(04-Pendim 0727/Kra)

Kapten Dwi Menghadiri Upacara HUT PGRI ke-72

Karanganyar - Guru merupakan salah satu faktor yang strategis dalam menentukan keberhasilan pendidikan, yang meletakkan dasar serta turut mempersiapkan pengembangan potensi peserta didik untuk masa depan bangsa dan negara ini. Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didik.

Pada pendidikan anak usia dini, jalur pendidikan formal, pendidikan dasar dan pendidikan menengah, "ucap Komandan Koramil 04/Jaten Kodim 0727/Karanganyar Kapten Dwi Wahyu Cahyono saat menghadiri undangan upacara HUT PGRI ke-72. Yang bertempat di halaman Kecamatan Jaten. Rabu (29/11/17)

Sebagai Irup Camat Jaten Aji Pratomo Heru dalam sambutanya mengatakan, "Guru dalam sejarah bangsa Indonesia sangat besar, guru selalu menanamkan kesadaran akan harga diri sebagai bangsa dan menanamkan semangat nasionalisme kepada peserta didiknya dan masyarakat.

 (04-Pendim 0727/Kra)

Kecamatan Jatipuro Memperingati HUT Korpri ke 46 tahun 2017

Karanganyar – Untuk memperingati HUT Korpri ke 46 tahun 2017 Kecamatan Jatipuro melaksanakan Upacara Bendera. Kegiatan tersebut dihadiri oleh, Babinsa dan ASN Koramil 14/Jatipuro Kodim 0727/Karanganyar Serda Joko Suripto bersama ASN Triyono di halaman SMK Negeri 1 Jatipuro. Rabu (29/11/17)

Camat Jatipuro Drs. Eko Budihartoyo selaku Pembina Upacara, dalam amanatnya "mengucapkan selamat HUT Korpri yang Ke-46 tahun 2017. Serta mengajak jajarannya untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik, dalam rangka meningkatkan pengabdiannya kepada Negara, melayani warga masyarakat," ungkap Camat Jatipuro.

"Babinsa dan ASN jajaran Kodim 0727/Karanganyar lakukanlah yang terbaik, untuk warga masyarakat dan sebagai Babinsa harus saling mengenal dan dikenal oleh warga binaannya," tegas Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf M.I. Muchtar M.
(14-Pendim 0727/Kra

Peringati HUT Karanganyar dengan Pagelaran Wayang Kulit

Karanganyar - Dalam rangka memperingati hari jadi Karanganyar yang ke 100 atau satu abad Kabupaten Karanganyar. Komandan Koramil 12/Jumapolo, Kodim 0727/Karanganyar Kapten Sutarno dan Babinsa Serma Riyanto menghadiri pagelaran wayang kulit bersama ki dalang bapak Heri Sutrisno, S.Sn. dari desa Ploso, Kecamatan Jumapolo dengan lakon "Sri Mulih Kayangan". Rabu ( 27/11/17)

Kegiatan tersebut di hadiri oleh Ka Dinas Pariwisata Pemuda dan OR Kabupaten Karanganyar diwakili Sekdin ibu Tyas Ambar Widyowati, S.Sos, Ketua "Sekar" Kabupaten Karanganyar Joko Dwi Suranto, S.Sn. dan rombongan, Forkopimca Jumapolo, Ka UPT jajaran Kecamatan Jumapolo,Ka SMA dan SMP sederajat wilayah Kecamatan Jumapolo.

Sambutan dari Bapak Sri Suboko mengatakan terimakasih kepada Dinas pariwisata pemuda dan olah raga Kabupaten Karanganyar yang telah menyelenggarakan acarara ini. Semoga kebudayaan peninggalan nenek moyang seperti wayang kulit ini tidak hilang ditelan jaman.

“Acara ini digelar untuk memperingati hari jadi ke 100 Karanganyar, serta untuk melestarikan budaya khususnya wayang kulit. Semoga pagelaran wayang kulit, tidak hanya diselenggarakan di kecamatan Jumapolo akan tetapi bisa digelar di seluruh Kecamatan Karanganyar. Dan semoga kita semua dapat mengambil ajaran yang terkandung dalam cerita wayang ini,” ujarnya
(12-Pendim 0727/Kra)

Danramil Jumapolo Dampingi Study Banding Dinkes Jepara

Karanganyar - Kegiatan kaji banding dalam hal perjalanan Stop Buang Air Besar Sembarangan (BABS), dari Kabupaten Jepara ke desa Karangbangun Kecamatan Jumapolo Kabupaten Karanganyar. Kegiatan tersebut dihadiri kurang lebih 200 orang. Total Berbasis Masyarakat dan desa sehat dengan mendekralasikan diri sebagai desa Stop Buang Air Besar Sembarangan. Selasa (28/11/17)

Dalam pelaksanakan kegiatan studi banding tersebut dihadiri oleh Danramil 12/Jumapolo Kodim 0727/Karanganyar Kapten Sutarno, Forkompincam Jumapolo, Kepala Pukesmas dan seluruh bidan desa Jumapolo, Kades beserta seluruh perangkat desa Karangbangun, Ibu-ibu PKK dan kadernya, Kepala Dinas Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan studi banding dari Tim Dinkes Jepara dipimpin langsung Camat Nalumsari Kabupaten Jepara, berserta Dinas Kabupaten Jepara, 15 Kades, Kep dan seluruh bidan desa se-Kecamatan Nalumsari Kabupaten Jepara, para kader dan Ibu-ibu PKK.

Desa Karangbangun memang telah memiliki masyarakat yang sadar akan kebersihan dan kesehatan lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat yang cukup bagus. Wilayah inipun, memiliki posbindu kawasan tanpa rokok, dan desa siaga yang dikelola masyarakat.

 “Ini menjadi tantangan jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Jepara untuk menciptakan masyarakat yang sehat-sejahtera,” papar dari Camat Nalumsari Kabupaten Jepara.

Dijelaskan setelah melaksanakan kunjungan kerja ke wilayah BABS, ternyata standar open defecation free (bebas dari BABS) mereka memang lebih baik dengan cublug terkategori standar. Sementara cubluk di wilayah Kabupaten Jepara masih termasuk dalam kategori pencemaran.

Oleh karena itu, dinas kesehatan bersama Pemerintah Kabupaten Jepara akan berupaya untuk terus melakukan pembuatan jamban sehat yang berstandar. Serta terus melakukan sosialisasi untuk merubah perilaku masyarakat ke arah PHBS.

Terkait itu, program ke depannya masyarakat akan diajak membentuk kelompok peduli sanitasi. Yaitu kelompok yang dapat mengajak masyarakat lainnya untuk dapat membuat jamban sehat, dengan cara swadaya atau arisan, dan memberdayakan masyarakat untuk dapat melakukan perubahan perilaku,”ucapnya.
(12-Pendim 0727/Kra)

Rabu, 29 November 2017

Babinsa Melaksanakan Pendampingan UPSUS

Karanganyar - Salah satu tugas Babinsa (Bintara Pembina Desa) selain memantau keamanan dan ketertiban di wilayahnya, Babinsa juga melaksanakan pendampingan UPSUS yang merupakan program pemerintah di bidang peningkatan swasembada pangan.

Seperti yang dilaksanakan oleh Sertu Latif Babinsa Desa Pulosari Koramil 03/Kebakkramat Kodim 0727/Karanganyar, yang melaksanakan pendampingan panen sistem ubinan di Desa Pulosari. Kegiatan panen ini dihadiri oleh, Ketua Dinas Pertanian Kabupaten  Karanganyar, Ketua Dinas Pertanian Kecamatan, Pasi Ter Kodim 0727/Karanganyar Kapten Supardi, mantri tani/PPL Desa Pulosari, Ketua Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) dan para petani Desa Pulosari. Senin (20/11/17)

Desa Pulosari merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Kebakkramat, desa yang tergolong maju di bidang pertanian. Desa ini memiliki Koperasi petani yang bernama "Sari Rejeki", yang namanya sudah sangat terkenal bahkan sampai ke luar pulau Jawa karena keberhasilannya. Sehingga saat ini sahamnya mencapai ratusan miliar rupiah, banyak Koperasi tani. Bahkan Koperasi milik instansi pemerintah dari dalam maupun luar jawa, datang untuk malaksanakan study banding ke Koperasi "Sari Rejeki" yang bertujuan untuk meniru keberhasilannya.

Selain Koperasi tani, desa ini juga memiliki kelompok P3A (Perkumpulan Petani Pengelola Air) yang juga sudah sangat berhasil. Hal ini dibuktikan dengan sudah adanya sumur pompa sendiri pada tiap kelompok tani, sehingga tidak perlu kuatir pada saat musim kemarau.

Perlu diketahui bahwa petani Desa Pulosari dibagi menjadi 4 kelompok tani yaitu Pulo Mulyo, Pulo Makmur, Sari Mulyo, Sari Makmur yang kesemuanya di ketuai/dipimpin oleh Bapak Sartono. Bapak Sartono yang berjasa besar memajukan taraf hidup petani Desa Pulosari melalui Koperasi Tani "Sari Rejeki".

Dalam pelaksanaan ubinan tersebut Bapak Sartono mengatakan, bahwa kita (petani) harus mendukung program pemerintah bidang ketahanan pangan UPSUS. Dengan cara kooperatif dengan Bulog, sehingga hasil panen petani dapat terserap oleh Bulog. Diharapkan Indonesia menjadi salah satu negara pengeksport beras terbesar di dunia. Itu semua tidak terlepas dari perhatian pemerintah yang memberikan berbagai bantuan lewat program UPSUS, seperti bantuan pupuk, bibit, alat berat dan lain sebagainya.

(03-Pendim 0727/Kra)

Babinsa Pantau Warga Binaannya Kebanjiran

Karanganyar - Hujan deras yang mengguyur tanpa henti sehari semalam, menyebabkan Sungai Bengawan Solo meluap. Hal tersebut menyebabkan beberapa daerah yang letaknya dipinggir bantaran sungai Bengawan Solo kebanjiran.

Seperti di dusun Daleman desa Ngringo Kecamatan Jaten Kabupaten Karanganyar, kena dampaknya dari meluapnya Sungai Bengawan Solo. Banjir di daerah ini mencapai ketinggian 50cm sampai 1m Pada Pukul 01.30 dini hari. Selasa (29/11/17)

Setidaknya ada 34 rumah, 36 KK dengan 157 jiwa harus mengungsi ke Masjid Al Maming, yang letaknya tak jauh dari lokasi banjir dan masih satu dusun.

Danramil 04/Jaten Kodim 0727/Karanganyar Kapten Dwi Wahyu didampingi Babinsa desa Ngringo Serka Basrowi, melaksanakan peninjauan langsung dan melaksanakan pengamanan korban banjir. Danramil dan Babinsa juga ikut melaksanakan evakuasi warga korban banjir ke Masjid Al Maming dusun Kapohan desa Ngringo. Tak lupa bantuan logistik segera dibagikan, karena para korban banjir sangat membutuhkan walaupun kondisi saat ini air mulai surut.

Seperti yang ditegaskan Dandim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf M.I. Muchtar M. "Tunjukan kepedulian disaat sesama kita membutuhkan, walaupun tanpa diminta sekalipun. Karena untuk berbuat baik tidak ada batasan,"tegas Dandim.
(04-Pendim 0727/Kra)

Peduli Lingkungan Hidup bersama Babinsa Tawangmangu

Karanganyar – Demi mewujudkan keindahan lingkungan alam semesta di Bumi Intanpari, khususnya di hutan lindung wilayah Tawangmangu. Babinsa bersama Dinas Pariwisata, Polsek Tawangmangu, Perhutani dan PT Duta melaksanakan Patroli. Senin (27/11/17)

Sersan Dua Rahayu melaksanakan patroli dikawasan wilayah hutan lindung dan wisata Grojokan Sewu Tawangmangu. Hal tersebut bertujuan untuk menjaga dan melestarikan hutan di wilayah gunung lawu,”ucap Rahayu.

Selain menjaga, pemantauan dan pengecekan kondisi maupun situasi hutan. Pengecekan juga untuk mendapatkan evaluasi mengenai pengembangan dan peningkatan tumbuhan dan fungsional hutan itu sendiri. Dan untuk mengetahui kekurangan dan kerusakan fungsional hutan.

Hutan lindung dan wisata Grojokan Sewu merupakan ikon dari Tawangmangu, maka dari itu harus dijaga, dirawat, dipelihara dan ditingkatkan dalam fungsionalnya untuk keasrian hutan tersebut,”tambah Babinsa.

(08-Pendim 0727/Kra)

Wujud Patriotisme Perangkat Desa Ngijo

Karanganyar – Tidak hanya melatih TUB (Tata Upacara Bendera) di Sekolahan saja, akan tetapi Babinsa Ngijo tersebut juga melatih TUB Perangkat Desa. Selasa (28/11/17)

Serka Samidi sebagai Babinsa desa Ngijo dan Serda Fatkul Hadi Babinsa desa Kalijirak Koramil 02/Tasikmadu Kodim 0727/Karanganyar, melatih petugas upacara bendera perangkat desa Ngijo di gedung balai desa Ngijo. Latihan petugas upacara bendera dilaksanakan di dalam gedung balai desa Ngijo, dikarena pada hari ini hujan tidak berhenti-henti.

Inilah suatu wujud patriotisme perangkat desa Ngijo, yang perlu dicontoh dalam melaksanakan latihan petugas upacara bendera. Meskipun diluar hujan, namun tetap semangat dalam melaksanakan latihan di dalam gedung balai desa Ngijo.

Setelah pelaksanaan gladi upacara, Babinsa melaksanakan koreksi kepada para peserta petugas upacara. Koreksi ini bertujuan untuk kelancaran petugas upacara bendera, yang akan dilaksanakan besuk pagi. Semoga pelaksanaan upacara bendera besuk berjalan lancar dan sukses,” ujar Samidi.

(02-Pendim 0727/Kra)

Babinsa dapat Menjadi Pelopor dan Memotivasi Masyarakat dalam Bekerja

Karanganyar – Untuk meningkatkan silaturahmi dengan warga binaannya, Babinsa selalu hadir ditengah-tengah masyarakat. Hal itu ditunjukkan oleh Serda Tardiyanto Babinsa Desa Karangrejo membantu warganya membuat talud. Senin (27/11/17)

Sebagai seorang Babinsa, harus peka dan tanggap dengan wilayah Desa binaan yang menjadi tanggung jawabnya. Serda Tardiyanto bersama masyarakat, melaksanakan karya bakti pembuatan talud di Dusun Karangnongko Desa Karangrejo Kecamatan Kerjo Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan karya bakti selain untuk membantu warga, juga salah satu cara untuk menjalin hubungan komunikasi serta silaturahmi dengan masyarakat di wilayah binaannya. Pembuatan talud tersebut bertujuan, agar saluran air bisa berjalan lancar.

Kades Karangrejo mengapresiasi keterlibatan TNI, yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk membantu warga binaannya. Semoga keterlibatan TNI bisa memotivasi dan menjadi pelopor masyarakat agar lebih giat lagi. Bukan hanya dalam kegiatan kerja bakti saja, melainkan di berbagai kegiatan kemasyarakatan,”pungkas Kades.

(11-Pendim 0727/Kra)

Pengecoran Jalan Desaku Maju bersama Babinsa

Karanganyar – Guna memperlancar dan meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan didampingi Babinsa Koramil 12/Jumapolo Kodim 0727/Karanganyar Serma Sutarmanto, mewakili Danramil menghadiri kegiatan peletakan batu pertama. Peletakan batu pertama tersebut, sebagai tanda awal pembangunan jalan Desaku Maju di dusun Pencil desa Jumapolo Kecamatan Jumapolo. Senin (27/11/17)

Dalam kegiatan pemngcoran jalan tersebut, dengan panjang 850 meter dan lebar 3 meter serta tebal 10 cm. Kegiatan tersebut di mulai pada pukul 09. 00 Wib sampai selesai, dengan jumlah perserta kurang lebih 100 orang.

Kegiatan peletakan batu pertama pembangunan jalan desaku maju desa Pencil tersebut, dihadiri oleh Kepala Bapermades Kabupaten Karanganyar Bapak Hutomo Sidi Hidayat, Forkompincam Jumapolo Bapak Eka dan Bapak Teguh, perangkat desa Jumapolo, anggota Koramil dan Polsek Jumapolo, serta tokoh masyarakat dusun Pencil, desa Jumapolo Kecamatan Jumapolo.

Program Bhakti Desaku Maju, merupakan kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan Polres Karanganyar. Untuk membangun jalan dusun Pencil desa Jumapolo Kecamatan Jumpaolo, Kabupaten Karanganyar.

Kapolsek Jumapolo AKP Joko Haryoto SH Msi. menyampaiakan "Polsek Jumapolo dan Koramil, akan ikut mengawasi pelaksanaan kegiatan pembangunan jalan desa tersebut hingga selesai,”Ujar Joko.

Sementara itu Serma Sutarmanto mengatakan dengan adanya kegiatan Desa Maju, mudah-mudahan bangunan jalan ini cepat selesai. Sehingga, masyarakat dusun Pencil bisa menikmati hasilnya. Pembangunan jalan ini juga untuk meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat desa Jumapolo khususnya,”pungkas Babinsa.
(12-Pendim 0727/Kra)

Babinsa Blusukan ke Pasar untuk Kesejahterakan Rakyat

Karanganyar – Untuk menyerap aspirasi yang berkembang di masyarakat, terutama harga-harga yang mengalami kenaikan misalnya cabai, bawang merah dan harga daging sapi. Dalam rangka deteksi dini agar harga tidak melonjak secara drastis. Maka harus menjaga pasokan dari pasar-pasar induk, demi terwujudnya ketahanan pangan nasional. Rabu (28/11/17)

Untuk menagtasi hal tersebut Babinsa Koramil 12/Jumapolo Kodim 0727/Karanganyar Sertu Susanto, melaksanakan pengecekan harga sembako yang ada di pasar tradisional Jumapolo. Dalam pelaksanaan monitoring/pengecekan yang dilakukan Babinsa untuk memantau perkembangan harga Sembako yang ada diwilayah Koramil Jumapolo. Terutama stok sembilan kebutuhan bahan pokok yang ada di pasar-pasar tradisional.

Babinsa dalam komunikasi dengan para pedagang yang ada di pasar, meminta supaya para pedagang tidak menaikkan harga secara drastis. Walaupun pasokan barang berkurang, karena pada musim penghujan biasanya pasokan bahan-bahan pokok terlambat. Agar daya beli masyarakat tidak berkurang, dan dimohon para pedagang tidak menimbun sembako.

Menurut laporan Babinsa yang terjun langsung ke pasar tradisional Jumapolo dalam sepekan ini harga semabako sebagai berikut :
Beras Super 13.000,-/perkilo, Beras Ir 64 10.000,-/perkilo, beras lokal Rp 9.500,-/perkilo, gula pasir Rp 12.000,- gula jawa Rp 15.000,- bawang merah Rp 20.000,- bawang putih Rp 22.000,- gas elpiji Rp 16.000,- telur Rp 22.000, daging ayam Rp 28.000,- daging sapi : Rp 110.000,-mcabe merah Rp 35.000,- cabe rawit Rp 22.000,- cabe kriting Rp 21.000,- garam Rp 24.000,- ikan asin Rp 35.000,-.

Hal tersebut dibenarkan oleh Ibu Suwarsi selaku pedagang pasar, yang menyampaikan bahwa harga sembako di pasar Jumapolo normal dan stabil. "kami menjual sesuai dengan harga pasaran, masyarakat pun juga belum ada yang mengeluhkan dengan harga yang kami jual mulai dari beras, cabe, bawang, bumbu masak, maupun sayuran,"ujar Suwarsi.

(12-Pendim 0727/Kra)

Selasa, 28 November 2017

Gerak Jalan Sehat Bersama Keluarga Besar Pendidikan Jumapolo

Karanganyar - Dalam rangka memperingati HUT PGRI ke 72 Kecamatan Jumapolo, diadakan acara jalan sehat bersama keluarga berserta anggota Koramil 12/Jumapolo Kodim 0727/Karanganyar. Danramil 12/Jumapolo Kapten Inf Sutarno menghadiri acara tersebut. Kegiatan jalan sehat yang diikuti kurang lebih 5000 peserta gerak jalan dari SD/MI, SMP/MTS, SMA/SMK se-Kecamatan Jumapolo. Sabtu (25/11/17)
Acara jalan sehat keluarga dalam rangka memperingati HUT PGRI pagi ini, dihadiri oleh Wakil Bupati Karanganyar Rohadi Widodo SP. Kadinas pariwisata pemuda dan olah raga Kabupaten Karanganyar Bapak Titis Sujarwoto; Forkopimca Jumapolo, Pengurus PGRI cabang Jumapolo, Kepala sekolah, Guru beserta staf dan karyawan sekolah wilayah Kecamatan Jumapolo.
Wakil Bupati menyampaikan "Ulang Tahun PGRI dan juga hari guru, sangat memberikan semangat kepada siswa-siswi untuk selalu semangat belajar serta menghormati orang tua dan guru. Rohadi juga mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu guru, teruslah semangat memberikan pendidikan kepada siswa-siswi pelajar Jumapolo. Guru adalah masa depan bangsa,"ungkap Rohadi.

(12-Pendim 0727/Kra)

Babinsa Jatiyoso hadiri Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan di Jatiyoso

Karanganyar – DPRD Kabupaten Karanganyar bekerjasama dengan Forkompinca Jatiyoso menggelar sosialisasi empat pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia). Di aula Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar. Sabtu (25/11/17)

Sosialisai dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar Ibu Hj Warsani Spd; anggota DPRD Ibu Hj Endang Mulyani S.sos ,Bapak Ngadiman Spd, Camat Jatiyoso Budi Santoso; Forkompinca Jatiyoso, Kepala Desa se-Jatiyoso anggota Polsek dan Koramil 15/Jatiyoso.

Dalam pembukaanya, Ketua DPRD mengatakan" empat pilar kebangsaan penting dipahami dan ditanamkan pada seluruh generasi bangsa Indonesia. Karena banyak kepentingan bangsa lain terhadap Indonesia di era globalisasi ini, yang dapat melunturkan pemahaman kebangsaan kita. "Salah satunya mereka memasukan iklan di otak kita, sehingga kita menjadi bangsa yang komsumtif bukan bangsa produktif lagi," ujar Warsini.

Padahal menurut Warsini apabila kita memahami dan menanamkan empat pilar kebangsaan dengan baik, maka Indonesia akan menjadi bangsa Produktif. Indonesia menurutnya kaya akan sumberdaya alam dan memiliki bonus demografi.

Sementara itu, Camat Jatiyoso mengatakan, pemahaman empat pilar kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari telah dipraktekan leluhur kita sejak dulu. Hanya saja dalam proses perkembanganya, kita terkontaminasi pengaruh dari luar. Sosialisasi empat pilar, bertujuan untuk menumbuhkan semangat dan motivasi tinggi terhadap kebangsaan,”pungkas Budi.

(15-Pendim 0727/Kra)

Babinsa Menghadiri Pengajian Akbar dan Peresmian Musholla

Karanganyar - Pengajian Akbar dan Peresmian Musholla di Dukuh Ngabean, Dusun Kanten, Desa Sroyo Kecamatan Jaten. Dengan penceramah Ustadz Joko Pramono, S.Pd, M.Si. dalam acara tersebut di hadiri Kasitrantib Kecamatan Pardiyoko, Kades Sroyo H. Julianto, ST; Babinsa Koramil 04/Jaten Kodim 0727/Karanganyar Serka Suparno; Bhabinkamtibmas dan Jamaah Desa Sroyo. Senin (27/11/17)

Kades Sroyo Julianto mengucapkan terimakasih kepada masyarakat Dukuh Ngabean, yang telah menyelesaikan pembangunan Musholla. Semoga dengan di bangunya musholla masyarakat Ngabean bisa memakmurkannya, jangan cuma megah bangunannya saja akan tetapi tidak ada jamahnya,"tegasnya.

Ustadz Joko Pramono, S.Pd, M.Si. dalam Khotbahnya mengambil tema “Kesehatan dalam Beribadah”. Disini kesehatan yang dimaksud adalah bukan kesehatan memelihara badan, akan tetapi kesehatan dalam mengamalkan agama. Orang yang sehat, bukan kerena makan yang bervitamin, minumnya susu, sering olahraga. Tetapi orang yang sehat itu, orang yang mau menjalankan perintah Allah SWT. Seperti menjalankan Shalat Wajib lima waktu, mau zakat, mau berinfaq serta mau bershodaqoh. Dengan sendirinya kalau kita bisa melaksanakan itu, kita pasti akan sehat,"jelasnya.

Sebelum mengakhiri khotbahnya Ustadz Joko Pramono S.Pd, M.Si menghimbau kepada para jamaah, untuk memperbanyak bershodaqoh. Karena harta yang kita shodaqohkan, akan di ganti berlipat-lipat oleh Allah SWT dan kita di jamin akan masuk Surga,"himbaunya.

(04-Pendim 0727/Kra)

Babinsa dan Bhabinkamtibmas Hadiri Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kehidupan NKRI

Karanganyar - Kebersamaan Babinsa Jumapolo Serma Riyanto dan Bhabinkamtibmas Jumapolo Aiptu Suradi, dalam menghadiri kegiatan Sosialisasi empat Pilar Kehidupan Berbangsa Dan Bernegara di kantor aula  KPRI "Prasodjo" Jumapolo. Minggu (26/11/17)

Pelaksanaan kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara dihadiri oleh Kakesbangpol Bapak Eko Setyono, S.Si, anggota DPRD Karanganyar, Bapak Sulaiman Rosyid, Bapak Abdul Sholeh Purwanto SP., Bapak Sulaiman Rosyid S. Ag, Forkopimcam Jumapolo dan Jumantono, perwakilan enam orang dari masing-masing unsur perangkat desa. Serta Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda tiap desa Sekecamatan Jumapolo dan Jumantono.

Dalam sambutanya, Kakesbangpol mengatakan kegiatan sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara ini adalah sebagai pembelanjaran bersama masyarakat. Untuk mengetahui dan memahami tentang Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKR. Dengan harapan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang berkehidupan berbangsa dan bernegara.

Eko juga menjelaskan tentang Pancasila sebagai Ideologi Negara sudah final. UUD 1945 sebagai landasan konstitusional dan sumber dari segala sumber hukum. Bhinneka Tunggal Ika merupakan semboyan yang ada pada Lambang Negara, dimaknai sebagai keberagaman berbagai suku bangsa, bahasa, agama, adat istiadat, budaya dan lain-lain. Yang telah sepakat mengikrarkan diri untuk menjadi satu dalam rumah bersama yakni NKRI.

Diakhir sambutannya, Eko mengajak kepada semua tokoh dan elemen masyarakat. Untuk membantu menanamkan pemahaman kepada generasai muda, tentang betapa “Pentingnya Empat Pilar Kebangsaan"  yang harus dipahami, dijaga, diamalkan dan dilestarikan oleh segenap lapisan masyarakat agar Indonesia aman, tenteram dan sejahtera,” pungkas Kakesbangpol.

(12-Pendim 0727/Kra)

Wujudkan Mimpi Ibu Pawiro Waginem (60)

Karanganyar – Memiliki pengelihatan mata yang sempurna, merupakan dambaan setiap orang. Demikian hal nya yang menjadi impian Ibu Pawiro Waginem (60). Wanita tua warga Dusun Pakem Rt 2 Rw 9 desa Plumbon Kecamatan Tawangmangu, telah lama mengeluhkan keadaan matanya. Sejak lama ia mengalama rabun yang disebabkan penyakit katarak. Hal ini yang menjadikannya sulit untuk melakukan aktifitas sehari-hari. Keadaan mata Bu Pawiro, mendapat perhatian dari Serda Zaini, seorang Babinsa yang bertugas di Desa Plumbon, tempat Bu Pawiro tinggal.

Zaini, yang mendapat tugas mendata warganya yang menderita katarak, kemudian mendaftarkan Ibu Pawiro dalam program operasi katarak secara cuma-cuma yang diadakan oleh Kodim 0727/Karanganyar. Jadilah, Ibu Pawiro satu diantara pasien Kodim Karanganyar yang berangkat untuk melaksanakan operasi tersebut.

Ibu pawiro tidak sendiri.  Ada empat orang lainnya yang beruntung ikut serta dalam kegiatan yang diinisiasi oleh Kodam IV/Diponegoro, dalam rangka Hari Juang Kartika 2017 tersebut. Mereka adalah Bapak Yoso Kemin (72) warga dusun Munggur Rt.08 Rw.04 desa Munggur kecamatan Mojogedang; Bapak Padi (56); Ibu Marsian (66); dan Ibu Suliyem (70) warga dusun Bakalan Rt 3 Rw 9 desa Nasem Kecamatan Colomadu.

Kegiatan operasi katarak ini, melalui beberapa tahapan. Diantaranya dalah pemerikasaan awal yang dilakukan di DKT (Dinas Kesehatan Tentara) Surakarta pada Senin (27/11).  Awalnya, ada sembilan pasien katarak yang dikirim dari wilayah Karanganyar, akan tetapi setelah melalui tes awal, hanya ada lima orang yang memenuhi syarat untuk melaksanakan operasi lanjutan. Para pasien, termasuk Ibu Pawiro, diantar oleh para Babinsa dari masing-masing desa. Kegiatan ini dipimpin oleh Serma Totok Aristiyanto, seorang bintara yang berdinas di staf teritorial Kodim 0727/Karanganyar.

(Pendim 0727/Kra)

Kesbangpol Memberikan Penyuluhan Bahaya Narkoba di Aula Kodim 0727/Karanganyar

Karanganyar - Badan Narkotika Nasional (BNN) terus memerangi peredaran gelap narkoba diwilayah Indonesia. Melalui BNN masing-masing daerah bekerjasama dengan instansi terkait, lembaga pemberantasan narkoba ini gencar melakukan penyuluhan anti narkoba di lingkungan masyarakat dan pendidikan.

Seperti yang dilakukan BNN Kabupaten Karanganyar, lembaga pemberantasan narkoba di bumi Intanpari ini terus memberikan penyuluhan atau sosialisasi Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) melalui tatap muka bersama Lintas Komunitas se-Kabupaten Karanganyar. Senin (27/11/17)

BNN Karanganyar, melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) memberikan penyuluhan bahaya Narkoba di Aula Kodim 0727/Karanganyar. Sebanyak 125 peserta dari perwakilan Komunitas Kabupaten Karanganyar mengikuti penyuluhan tentang bahaya narkoba tersebut. Para anggota Lintas Komunitas yang mengikuti kegiatan itu sangat antusias, hal ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan para peserta kepada narasumber yang memberikan materi.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Agus Cipto Waluyo,SH.MT. selaku pemberi materi tentang strategi dalam pencegahan, pembrantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN) mengatakan, Indonesia sudah menjadi darurat narkoba. Sejumlah kasus berhasil diungkap oleh jajaran kepolisian dan BNN.

Bahkan, Agus Cipto Waluyo yang biasa disapa Pak ACW itu, mengatakan peredaran narkoba sudah masuk ke lingkungan pelajar, sehingga merusak generasi muda. “Fenomena meningkatnya jumlah remaja pengguna narkoba harus menjadi perhatian kita semua, peredaran dan penyalahgunaan narkoba secara luas akan merusak tatanan kehidupan sosial, politik dan ekonomi masyarakat,”ujarnya.

"Bagi generasi muda sebagai penerus Bangsa jauhilah Narkoba. Karena Narkoba akan merusak dan sampai membunuhmu,”pesan Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf M.I. Muchtar M.

(Pendim 0727/Kra)

Wawasan Kebangsaan Memberikan Dampak Positif Bagi Para Santri

KodimKaranganyar  -  Wawasan Kebangsaan Memberikan Dampak Positif Bagi Para Santri KodimKaranganyar  -  Wawasan Kebangsaan Memberikan Da...