Senin, 19 Agustus 2019

Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

Kodim Karanganyar Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan
Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan
Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan
Danramil 05/Mojogedang Kodim 0727/Karangayar Kapten Cpl Bambang SP bersama Forkopimca menghadiri Upacara Bendera HUT RI ke 74, di Lapangan Desa Mojogedang, Kecamatan Mojogedang Kab. Karanganyar, Sabtu (17/08/2019).

Upacara juga dihadiri oleh Camat Mojogedang Drs. Sutrisno, MM, Kapolsek Mojogedang AKP Mardiyato, anggota LVRI kec. Mojogedang, Kepala Dinas instansi, Kepala Desa seKecamatan Mojogedang, pimpinan Ormas dan Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, sedangkan pada saat upacara penurunan bendera turut hadir juga para orang tua dari anggota Paskibraka. Sehingga bisa menyaksikan ketangkasan gerak dari putra putrinya yang mendapat kepercayaan sebagai Paskibraka, melalui seleksi sampai pelatihan selama Sebulan setengah.

Pak Camat mengucapkan terima kasih atas keberhasilan para pelatih dari Koramil maupun dari Polsek Mojogedang dalam mendidik, membina dan melatih tim Pengibar Bendera Pusaka (PASKIBRAKA) ini, sehingga  dapat menjalankan tugasnya dengan baik tanpa ada kendala yang berarti. Di tahun ini respon dan antusias masyarakat di wilayah Kec. Mojogedang sangat baik, karena walaupun tidak ikut upacara mereka berbondong  – bondong menyaksikan setia menonton langsung memadati jalan menuju lapangan dan di seputaran lapangan. Hal tersebut menunjukkan jiwa patriotisme dan peduli masyarakat dalam meyambut HUT Kemerdekaannya,”ungkapnya.

Dalam peringatan HUT RI ke-74 ini agar bersama-sama menanamkan rasa Nasionalisme terhadap Bangsa dan Negara ini. Mari kita jadikan peringatan hari Kemerdekaan sebagai momentum untuk memperbaiki dimulai dari diri kita sendiri,”terang Kapten Bambang Danramil Mojogedang.

Ditambahkan Danramil, “Melanjutkan perjuangan para pahlawan merupakan kewajiban seluruh warga Bangsa Indonesia. Apalagi kita sebagai Generasi penerus hanya sebagai penikmat Kemerdekaan yang ditebus dengan tumpah darah oleh para pendahulu.

“Kita lanjutkan perjuangan dengan cara mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif dan bersama-sama membangun indonesia untuk lebih maju,” pungkasnya.

(05-Pendim 0727/Kra)

Upacara Penurunan Bendera Merah Putih Kecamatan Kebakkramat

Kodim Karanganyar - Merdeka.. Merdeka.. Merdeka.. Sore ini Sabtu 17 Agustus 2019 bertempat di lapangan Kecamatan Kebakkramat nampak hadir Forkopimca, anggota Koramil 03/Kebakkramat, anggota Polsek Kebakkramat, Tokoh masyarakat dan Tokoh agama, Guru seKebakkramat serta siswa siswi SD, SMP dan SMA seKebakkramat untuk mengikuti Upacara penurunan bendera Sang Merah Putih peringatan HUT RI ke-74 dengan penuh antusias dan semangat.

Sebagai Inspektur Upacara adalah Kapolsek Kebakkramat AKP Sutami, tibalah saat yang di nanti yaitu penurunan bendera Sang Merah Putih. Nampak dengan gagah dan rapi pasukan pengibar bendera Paskibraka SMPN 3 Kebakkramat memasuki lapangan upacara dengan langkah tegap, yang membuat semua tamu undangan, peserta upacara maupun warga masyarakat yang menyaksikan berdecak kagum.

Perlu diketahui bahwa dari awal tidak mudah untuk melatih siswa siswi SMPN 3 Kebakkramat yang terdiri dari 73 orang tersebut, mengingat mereka belum pernah sama sekali mengikuti Pakibra, sehingga banyak yang memandang pesimis. Tetapi dengan tekat, semangat dan kerja keras tak kenal lelah anggota Koramil 03/Kebakkramat yaitu Serka Iful Siswanto, Sertu Tri Nugroho dan Serda Nursalim mampu menepis keraguan semua pihak dan membuktikan bahwa Paskibra SMPN 3 Kebakkramat Th. 2019 bisa dan sanggup! Ini terbukti dengan suksesnya Upacara Pengibaran Sang Saka Merah Putih sampai dengan Upacara Penurunan pada sore hari ini tanpa kesalahan dan hambatan suatu apapun.

Lebih lanjut Serka Iful mengatakan, "Saya sangat bangga dengan Paskibra SMPN 3 Kebakkramat ini, karena mampu melaksanakan tugas pengibaran sampai dengan penurunan bendera Merah Putih dengan sukses, lancar dan aman. Sehingga kerja keras kami dalam melatih mereka selama kurang lebih 1 bulan berbuah manis dan mampu berbuat yang membanggakan untuk negara dan bangsa".

"Semoga semangat dan sikap disiplin yang sudah kami tanamkan ke diri mereka tidak hanya saat mereka menjadi petugas Paskibra saat ini saja, akan tetapi tetap berlanjut sampai seterusnya. Sehingga kelak mereka semua dapat berhasil dalam mengejar cita cita dan dapat mengilhami serta menjadi contoh buat adik adik kelas mereka nanti,Aamiin", imbuhnya.

(03-Pendim 0727/Kra)

Jaga Kelestarian Lingkungan Danramil Gondangrejo Tebar Ikan Di Kali Cemoro Dung Trini

Kodim Karanganyar – Untuk melestarikan lingkungan hidup di wilayah binaan Komandan Koramil 17/Gondangrejo Kapten Inf Suwarno didampingi Babinsa Desa Tuban Serda Purwandi menghadiri kegiatan penebaran ikan Lele dan Nila di Sungai Cemoro Dung Trini Desa Tuban kecamatan Gondangrejo kabupaten Karanganyar. Minggu (18/8)

Kegiatan tebar ikan tersebut dihadiri oleh Camat Gondangrejo Junaidi SH,MM , Kepala Desa Tuban Sri Widodo serta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama serta masyarakat sekitar. Tebar ikan ini juga untuk menyambut HUT Republik Indonesia ke 74 Desa Tuban dan dilanjutkan jalan sehat.

Camat Gondangrejo mengucapkan, terima kasih kepada masyarakat Tuban Lor, karena bisa menjaga kebersihan sungai cemoro dan keasriannya. Selain untuk memancing menebarkan ikan satu juta, guna untuk menjaga akan kelestarian agar kepunahan ikan di sungai Cemoro Dung Trini tetap terjaga. Dengan ini saya berpesan, "supaya  diawasi, dijaga dan jangan merusak semua, jangan sampai kasih obat, supaya warga mendapatkan penghasilan dan bisa buat refresing mancing, bisa untuk lauk makan biar tambah gizi,”pungkasnya.

(17-Pendim 0727/Kra)

Meriahkan HUT RI ke 74, Pemda Karanganyar Gelar Lomba Devile Antar Pelajar

Kodim Karanganyar Meriahkan HUT RI ke 74, Pemda Karanganyar Gelar Lomba Devile Antar Pelajar
Meriahkan HUT RI ke 74, Pemda Karanganyar Gelar Lomba Devile Antar Pelajar
Meriahkan HUT RI ke 74, Pemda Karanganyar Gelar Lomba Devile Antar Pelajar
Lomba Devile meriahkan peringatan HUT RI ke-74 Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar, Devile tersebut dilaksanakan selepas  Upacara peringatan detik-detik Proklamasi. Lomba Defile bagi pelajar tingkat SLTA/Sederajat yang digelar di depan Kantor Pemda Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/08/19).

Tidak mau ketinggalan dalam memeriahkan peringatan HUT RI ke-74, Kodim 0727/Karanganyar menurunkan satu SST (Satuan Setingkat Pleton), Yonif Mekanis 413/Bremoro, Lanud Adi Sumarmo dan Polres Karanganyar sebagai pasukan pembuka dalam lomba defile antar pelajar tersebut. Bertindak selaku Komandan Kompi Defile adalah Kapten Sukirno Pasilog Kodim serta Komandan Paskibraka Letda Inf Suparjo Pasandi Kodim Karanganyar.

Dengan disaksikan  pejabat Pemerintah Daerah dan tamu undangan yang duduk di mimbar kehormatan serta  penonton yang memenuhi alun alun Karanganyar, Pasukan Defile dari Kodim 0727/Karanganyar, Yonif Mekanis 413/Bremoro, Lanud Adi Sumarmo dan Polres Karanganyar dengan bersenjata melangkah serentak dan kompak menghentakan kaki ke aspal jalan. Kekompakan tersebut disambut tepuk tangan meriah dari tamu undangan dan masyarakat yang hadir menonton pada saat itu.

Pemenang lomba Devile:
Juara 1. SMA Dirgantara Colomadu.
Juara 2. SMA NEGRI 2 Karanganyar.
Juara 3. SMK Bina Karya Karanganyar.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih

Kodim Karanganyar - Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih
Kodim Karanganyar - Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih
Kodim Karanganyar - Serenade Warnai Upacara Penurunan Bendera Merah Putih
Perayaan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) Ke 74 di Kabupaten Karanganyar ikut dimeriahkan dengan penampilan tarian dan menyanyikan lagu - lagu perjuangan, yang diperagakan atau dinyanyikan oleh ribuan pelajar dari SMP/SMA sederajat sekabupaten Karanganyar tersebut.

Tarian itu ditampilkan sebelum penurunan Bendera Merah Putih, Kepala OPD Kabupaten Karanganyar semua ikut menyanyi dan menari ditengah - tengah penari yang berada di alun - alun kabupaten Karanganyar.

Nyanyi dan tari - tarian  itu menjadi penutup rangkaian upacara untuk memperingati detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Karanganyar. Dimana semua Kepala OPD ikut turun ke lapangan dalam penurunan Bendera Sang Merah Putih tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Minggu, 18 Agustus 2019

Upacara HUT RI ke 74 Bupati Karanganyar Bacakan Amanat Gubernur Jateng

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. menghadiri Upacara HUT RI ke 74 Tahun 2019 di Alun - alun Kabupaten Karanganyar, Sabtu (17/08/2019).

Sambutan Gubernur Jawa Tengah yang dibacakan oleh Drs. H. Juliatmono, MM Bupati Karanganyar, seperti ungkapannya Gus Dur, orang tak akan bertanya apa agamamu, apa sukumu ketika berbuat baik. Dalam masa perjuangan setelah kemerdekaan ini sudah semestinya kita tidak membedakan suku, agama atau pun ras. Tak peduli warna kulit, rambut, jenis kelamin, kaya atau pun miskin. Semua sama di mata negara. Founding fathers bangsa ini telah memberi contoh lewat laku, bukan sekadar gembar gembor persatuan. Mereka berdarah - darah menegakkan kemerdekaan.

 
Sebenarnya kita pun mewarisi semangat itu. Namun karena kadang kita memupuk borok dalam dada, membuat kita terlena hingga dengan rasa tanpa dosa saling menghina dan mencerca, bahkan ada nekat hendak mengganti Pancasila. Siapa yang mempermasalahkan Agustinus Adisucipto sebagai pahlawan? Apakah karena beliau seorang Katolik, lantas yang dari Hindu, Budha, Islam, Kristen dan Kong Hu Chu menggerutu?. Kemudian Albertus Soegijapranata, Beliau merupakan uskup pribumi pertama di Indonesia. Bahkan karena nasionalismenya keras, Beliau tidak henti-hentinya mengagungkan semboyan "100% Katolik, 100% Indonesia" dan ungkapan itu terus berdengung hingga kini.

Lantas mari kita tengok pahlawan dari Budha, yang merupakan saudara kita sendiri dari Banyumas, Letjen Gatot Subroto. Yang tidak kalah penting perannya dalam perjuangan adalah saudara-saudara kita dari Tionghoa. Ada Yap Tjwan Bing lahir pada 31 Oktober 1910 di Solo. Beliau merupakan satu-satunya anggota Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) dari Tionghoa dan turut hadir dalam pengesahan UUD 1945 dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada 18 Agustus 1945. Ada pula Liem Koen Hian merupakan salah satu anggota dari Badan Penyelidik Usaha-usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI). Bahkan Beliau jadi salah satu inspirator Bung Karno ketika pidato di majelis BPUPKI tentang berdirinya negara yang tanpa berazaskan ras maupun agama.

Dan sepatutnya kita pun berterima kasih pada tokoh keturunan Arab, Faradj bin Said bin Awak Martak. Pedagang kelahiran Yaman Selatan ini dengan berani menyediakan rumahnya di Pegangsaan Timur No 56 sebagai lokasi proklamasi kemerdekaan RI. Lantas siapa yang mempermasalahkan kepahlawanannya I Gusti Ngurah Rai, Untung Suropati, KH Ahmad Dahlan, KH Hasyim Asy'ari karena agamanya? Bibit jiwa kita adalah bibit tepo sliro, bibit andarbeni, bibit paseduluran.

Pancasila sebagai dasar Republik Indonesia adalah harga mati. Tidak bisa ditawar dan harus kita tanam sedalam-dalamnya di Bumi Pertiwi. Pancasila inilah sebagai induk semangatnya negara ini, yang di dalamnya bersemayam ajaran-ajaran agama: Hindu, Budha, Islam, Katolik, Kong Hu Chu dan Kristen. Yang di dalamnya bersemayam spirit- spirit berasaskan kebudayaan Nusantara. Kalaulah sistem pemerintahannya pernah berubah, toh akhirnya jiwa-jiwa yang telah menyatu dari Sabang sampai Merauke dari Miangas hingga Rote tidak bisa dipisahkan.

Sejarah mencatat, setelah kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada 17 Agustus 1945 sistem pemerintahan sempat berganti menjadi Republik Indonesia Serikat pada 27 Desember 1949. Namun akhirnya sejak 17 Agustus 1950 Tanah Air ini kembali tegak berdiri sebagai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sampai kapan? Seperti ungkapan Bung Karno, "Di atas kelima dasar itulah kita mendirikan Negara Indonesia yang kekal dan abadi."

Bung Karno mengatakan, “Jikalau saya peras yang lima menjadi tiga, dan yang tiga menjadi satu, maka dapatlah saya satu perkataan Indonesia yang tulen, yaitu perkataan GOTONG ROYONG. Gotong-royong adalah pembantingan - tulang bersama, pemerasan - keringat bersama, perjuangan bantu-binantu bersama. Amal semua buat kepentingan semua, keringat semua buat kebahagiaan semua. Ho- lopis- kuntul- baris buat kepentingan bersama!” Tekad kebersamaan, senasib sepenang-gungan inilah yang terus kita emban untuk menghadapi zaman. Sejak dilahirkan Indonesia mendapat berbagai tantangan dan persoalan berat, mulai dari seringnya bencana alam, korupsi, konflik sosial, gerakan separatisme dan radikalisme. Belum lagi tantangan modernisasi yang bergerak seiring detak jam.

Jangan lagi ada niatan mengganti ideologi bangsa, jangan lagi ada ungkapan, “Ah kamu Batak, ah kamu Irian, ah kamu Bugis, ah kamu Sunda, ah kamu Madura, ah kamu Jawa.” Jangan lagi ada. Perbincangan kita harus melompat jauh ke depan. Bangsa Cina dan India telah bergerak menuju Bulan, bangsa Amerika telah bersiap membangun perumahan di Mars. Meski saat ini kita belum mampu, jangan biarkan anak-anak kita hanya jadi penonton atas keberhasilan bangsa lain. Kita siapkan mereka saat ini, kita bekali mereka dengan ilmu pengetahuan dan semangat toleran, agar mereka juga bisa sampai ke Bulan, ke Mars, dan anak-anak Galaksi lain.

Kita lah yang menanggung dosa besar jika mereka tertinggal. Kitalah yang menanggung dosa besar jika mereka diremehkan. Kita lah yang menanggung dosa besar jika mereka dilecehkan. Gold generation harus benar-benar tercipta di tahun 2040, 20 tahun lagi. Mulai sekarang segala daya upaya, tenaga dan pikiran, jiwa dan raga kita kerahkan untuk masa depan cemerlang anak-anak kita. Kita rebut kembali kejayaan Majapahit, yang mampu ekspansi ke bagian bumi di Utara. Anak-anak kita harus jadi arus besar perubahan yang meluncur ke Utara, ke seluruh bagian di penjuru dunia. Inilah saatnya kita kirim arus balik, setelah sekian lama kita diterpa berbagai kemajuan dari belahan bumi lain.

Wahai pemuda, persiapkan mental dan akalmu. Jangan melempem berhadapan dengan bangsa lain, jangan lembek ketika ada yang mengejek. Kepalkan tekadmu, bulatkan semangatmu.
k. Saudara-saudaraku, semua hal itu akan mampu kita hadapi dengan satu senjata, kebersamaan. Kita ini diciptakan atas satu jalinan sebagai sapu lidi, yang jika lepas ikatannya ambyar kebangsaan kita, ambyar negara kita, ambyar Indonesia Raya. Sejarah telah mengikat kuat kita, perasaan senasib sepenanggungan telah menyatukan kita, dan Pancasila telah mendasari kita sebagai bangsa dan negara yang besar. Yakinlah kecemerlangan bangsa ini takkan lama lagi. Indonesia akan berjaya seribu windu lamanya.
MERDEKA!

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Forkopimda Kabupaten Karanganyar Sambut HUT RI ke 74 Dengan Pengajian Tabligh Akbar

Kodim Karanganyar - Pengajian Tabligh Akbar Bersama Ustad Salim A. Filllah dengan Tema Babad Tanah Jawa. Pengajian tersebut dalam rangka memperingati HUT Ke 74 di Terminal Tawangmangu Karangnayar, Jumat 16/8/2019.

Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono Marilah kita bersyukur kepada Allah SWT, karena esok hari akan memasuki hari Kemerdekaan HUT RI ke 74
dan semoga yang datang disini mendapatkan derajat Mutaqim dari Allah SWT. Sarana kebaikan dengan tujuan mencari ridho dari Allah SWT adalah dambaan bagi setiap umat manusia.

Kedaulatan agar terjaga dengan baik maka perlu petugas TNI, Polri dan tentunya dukungan dari seluruh masyarakat. Suka dan tidak suka Pancasila adalah dasar negara Indonesia, yangmana sebagai alat pemersatu bangsa dan azas beragama adalah Al qur'an.

Memperingati HUT RI diisi dengan tabligh akbar adalah suatu kegiatan yang luar biasa, apalagi sebagai panitianya adalah berbagai elemen agama di wilayah kecamatan Tawangmangu. Sehingga dapat menjadi percontohan di wilayah lainnya dan ini baru pertama kali diadakan di Kec. Tawangmangu bahkan di Kab. Karanganyar.

Orang Islam harus bersyukur dan diwajibkan berjuang dalam bertabiqul qoirot (mencari kebaikan) dan marilah syukuri negara Indonesia sudah merdeka, ini maka perlu diisi dengan penuh kebaikan. Kebaikan terus kita tingkatkan dan tradisikan untuk sedekah, senang membantu kepada sesama, jaga kedamaian. Karena hidup kita akan diminta pertanggungjawaban oleh Allah SWT.

Semoga Kabupaten Karanganyar menjadi daerah yang Baidatun Thoyyibatun Wa Robbun Ghafur dan dapat memelihara kedamaian selamanya serta dijauhkan dari persengketaan,"pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Renungan Suci Untuk Mengenang Akan Jasa-jasa Para Pahlawan

Kodim Karanganyar - Bertempat di TMP (Taman Makam Pahlawan) Dharma Tunggal Bhakti Kabupaten Karanganyar, Minggu dini hari (17/8/2019). Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan apel kehormatan dan renungan suci sebagai penyelenggaranya Polres Karanganyar.

Yang bertindak sebagai Inspektur Upacara pada apel kehormatan dan renungan suci adalah AKBP Catur Gatot Efendi, S.I.K, MH., sedangkan sebagai Komandan Upacara adalah Kapolsek Karanganyar AKP Ridwan SH.MH.

Hadir dalam acara tersebut adalah Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., Kepala Staf Kodim Mayor Inf Suwarko, Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., Wakil Bupati H. Rober Christanto, Ketua DPRD Kabupaten Karanganyar H. Sumanto, SH.
Apel kehormatan dan renungan suci ini untuk mengenang akan jasa-jasa para pahlawan yang telah gugur di medan perang untuk memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia. Kami menyatakan hormat yang sebesar-besarnya atas keikhlasan dan kesucian pengorbanan Pahlawan dalam mengabdikan terhadap perjuangan demi kebahagiaan Negara dan Bangsa.

Kami bersumpah dan berjanji: "Perjuangan saudara-saudara adalah perjuangan kami pula dan jalan kebhaktian yang Pahlawan tempuh adalah jalan bagi kami juga".

Kami berdo'a semoga arwah para Pahlawan diterima oleh Tuhan Yang Maha Esa serta mendapat tempat yang sewajarnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Malam Tirakatan Warnai Peringatan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia

Kodim Karanganyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, Masyarakat yang berada di Pedesaan maupun di Kota semuanya pada menggelar malam tirakatan. Begitu pula Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos, bersama dengan Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono, MM., juga melaksanakan malam tirakatan di gedung rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar, Jum'at malam (16/8).

Bupati menyampaikan bahwa bulan Agustus adalah bulan yang penuh sejarah bagi bangsa Indonesia. Kali ini, berbagai acara maupun kegiatan dirancang dalam upaya mengobarkan semangat cinta tanah air dan wawasan kebangsaan, serta memupuk persatuan di kalangan masyarakat. Seluruh masyarakat dengan penuh semangat melakukan pemasangan umbul-umbul, menaikkan bendera Merah Putih, melaksanakan Malam Tirakatan seperti malam ini.

Saya berharap semua dilakukan dalam koridor semangat gotong royong. Semangat hidup bersama saling hormat menghormati, menjaga kerukunan dan persatuan dalam naungan Pancasila sebagai Dasar Negara.

Kita wajib bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas nikmat kemerdekaan yang sudah kita rasakan selama 74 tahun, serta berterima kasih kepada para pahlawan, sesepuh dan pinisepuh atas semua jasa mereka. Sebagai wujud terima kasih, marilah kita semua berupaya untuk meningkatkan kemampuan dan mengukir prestasi di semua bidang yang kita geluti.

Kita songsong masa depan dengan sikap optimis dan pikiran yang positif demi "Berjuang Bersama Memajukan Karanganyar" sejalan dengan tema peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-74 Tahun 2019 kali ini yaitu "SDM Unggul Indonesia Maju".

Demi meneruskan perjuangan para pahlawan pendahulu kita, maka kita harus senantiasa menggelorakan dan mematrikan nilai-nilai jiwa semangat juang 45 ke dalam jiwa dan sanubari kita yaitu:
1) Merdeka, merdeka atau mati, sekali merdeka tetap merdeka.
2) Lebih baik mati dikalang tanah daripadahidup dibawah telapak kaki penjajah.
3) Rawe-rawe rantas malang-malang putung.
4) Sepi Ing Pamrih Rame Ing Gawe.
5) Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh .

Melalui nilai-nilai jiwa semangat juang '45, kita semua berharap akan mampu menumbuhkan sikap heroik, patriotik, nasionalis sebagai sebuah bangsa,"Pungkas Juliyatmono.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Sabtu, 17 Agustus 2019

Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Karanganyar Ta. 2019

Kodim Karanganyar – Persiapan Upacara HUT RI ke 74 Tahun 2019, Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. menghadiri Pengukuhan Paskibraka Kabupaten Karanganyar di Pendopo Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Jum'at (16/08/19).


Drs. H. Juliatmono, MM Bupati Karanganyar, Atas nama Pemerintah kami menyampaikan penghargaan dan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu melatih Paskibraka Kabupaten Karanganyar tahun 2019.

Seleksi fungsinya sebagai administrasi untuk mendapatkan calon-calon Paskibraka yang mumpuni dari sekian calon yang ada, namun hakikatnya semua adalah Alloh yang menentukan dan mengaturnya.
Jumlah masyarakat Indonesia sangat banyak dan Paskibraka sangat terbatas, tanpa Izin-Nya semua tidak mungkin terjadi. Semua yang sudah kalian ucapkan harus dimaknai dan dijiwai, agar Pancasila terus ditanamkan serta diamalkan.

Selamat kepada semua Paskibraka yang sudah terpilih, siapkan semuanya dengan maksimal dan optimalkan. Karena semua yang hadir besuk akan melihat penampilan kalian. Oleh karena itu, kepada Paskibraka laksanakan tugas dengan baik.

Latihan sudah berlangsung dengan baik, mudah-mudahan semua bisa mendukung kegiatan dengan aman dan lancar. Semoga kalian kedepan menjadi orang-orang sukses, jangan lupa minta do’a kepada bapak/ibu sebelum kalian berangkat. Semua yang terlibat agar menyiapkan diri dengan sebaik mungkin, agar besuk tertata dengan baik,”terang orang nomor satu di Kabupaten Karanganyar ini.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Dandim Berikan Penghargaan Komsos Kreatif Kepada Sang Juara

Kodim Karanganyar - Sang juara lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA Se-Kabupaten Karanganyar dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif tahun 2019, mendapatkan penghargaan langsung dari Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., di Aula Makodim, Rabu siang (14/8).

Lomba tari kreasi diikuti oleh 14 peserta, diantaranya adalah SMA Negeri Gondangrejo, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMA Negeri 2 Karanganyar, MAN 1 Karanganyar, SMK Binus Tasikmadu, SMK Pendapatan 2 Karanganyar, SMK Negeri Ngargoyoso, SMK Bakti Karya Karanganyar, SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata, SMA Negeri Kebakramat, SMK Wikarya dan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Dari 14 peserta, yang telah berhasil meraih juara yaitu SMA Negeri Gondangrejo juara I, SMA Negeri 1 Karanganyar juara II dan SMK Wikarya Karanganyar mendapatkan juara III.

Pada kesempatan itu Dandim berpesan "Untuk adik-adikku yang telah berhasil memenangkan lomba, Kami ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil jangan pernah patah semangat, karena kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda. Tetap semangat dan terus berjuang", ujarnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019

Kodim Karanganyar - Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi Propinsi Jateng Ke 69 Tahun 2019, di halaman Sekda kabupaten Karanganyar, Kamis (15/08/19).

Sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan oleh Bupati Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. MM., Yang saya bacakan adalah surat dari Fajar Jaya Surya siswa terakhir di SMK Negeri Jawa Tengah, apabila Bapak Ibu sudah banyak mengetahui postingan di media sosial bahwa Fajar memberikan surat kepada saya amanah dari ibunya, karena ingin sekali mengucapkan terima kasih kepada saya. Ibu Fajar ini sudah single parent dan memiliki Putra 7 pekerjaan sebagai penjahit, belanja setiap minggunya hanya dua puluh tiga ribu bahkan tidaklah mungkin Fajar dapat menyelesaikan sekolahnya dalam terakhir.

Isi suratnya Fajar berharap kepada saya supaya memperbanyak membuka SMK seperti SMK Negeri Jawa Tengah, hari ini saya menjawab SIAP” saya akan mewujudkan keinginan Fajar.

Apabila belum dapat membikin 35 sekolahan di kota Kabupaten Jateng maka setidaknya 10 s.d 15 sekolahan yang akan di buka dan akan seterusnya ditambah, upaya ikhtiar untuk menambah dan didikan yang layak seperti anak-anak dari keluarga yang mampu. Harusnya kita mulai secepat mungkin mulai tahun 2020 saat ini pemerintah provinsi Jawa Tengah juga akan mencoba menggratiskan pembayaran pendidikan bagi siswa miskin SMA/SMK/SLB untuk dana di Jawa Tengah saya sediakan kurang lebih 1 triliun untuk memastikan seluruh siswa miskin di sekolah-sekolah tidak ditarik biaya pendidikan.

Sudah hampir 1 tahun saya dan Gus Yasin menjalankan amanah dari saudara-saudara, kita sudah membulatkan tekad untuk  mewujudkan semboyan berdaulat di bidang politik, berdikari di bidang ekonomi dan berkepribadian di bidang kebudayaan. Untuk mewujudkan semua itu kelihatannya mudah, akan tetapi saya sangat bersyukur saya tidak sendiri dalam mewujudkan semboyan tersebut. Karena masih ada bapak ibu semua yang membantu mewujudkan impian Jawa Tengah.

Semua menjadikan Jawa Tengah saya sejahtera, gotong-royong merupakan inti Pancasila untuk bersama-sama menyelesaikan masalah proses gotong royong kita sudah sejak 35 tahun khususnya di wilayah Jateng. Hasil dari gotong royong tersebut belum menghasilkan capean yang banyak tercatat, angka kemiskinan dari bulan Maret 2014 hingga Maret 2019 Sudah turun sebesar 1.093.220 menurut data BPS kita juga sudah mewujudkan bandara Ahmad Yani Semarang untuk meningkatkan pendapatan daerah. Agar dapat meningkatkan insentif para guru ngaji dan membangun rumah yang sudah tidak layak huni, semua itu sebagai bentuk memberikan kebahagiaan kepada para guru honorer SMA/SMK/SLB.

Kita juga mendapatkan penghargaan dari KPK sebagai Provinsi paling bagus berkaitan dengan investasi dan sebagainya, namun tentu saja masih banyak PR yang harus kita selesaikan. Saya tahu Bapak Ibu masih banyak anak-anak yang banyak yang seharusnya sekolah malah mengadu nasib di luar sana dan masih banyak pejabat yang ditahan, karena korupsi kepada bapak ibu masih banyak yang memberikan saran kepada saya untuk membangun gedung-gedung yang besar sebagai warisan. Akhirnya saya jawab akan membangun fasilitas fisik yang bersifat positif, karena membangun gedung itu gampang yang tersulit adalah membangun manusia yang memiliki SDM tinggi serta membangun mental maka dari pada itu tahapan yang pertama menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Semangat saya untuk mereformasi birokrasi tidak diperbolehkan lagi pejabat di provinsi yang menerima upeti, walaupun hanya berwujud parcel apalagi berupa potongan proyek anti korupsi. Bukan hanya dengan tindakan, akan tetapi harus dibudidayakan dari pejabat tersebut untuk berkata tidak kepada korupsi, dengan begitu diharapkan jika nanti saya tidak menjadi Gubernur lagi budaya korupsi tidak terjadi lagi. Semangat itulah yang mewujudkan saya membikin Pergub pendidikan anti korupsi, kita setuju memasukkan materi anti korupsi di dalam kurikulum Diklat ASN dan sekolah-sekolah.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Lomba Komsos Kreatif Resmi Di Tutup Langsung Oleh Dandim

Kodim Karanganyar -  Lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA dan musik jalanan tingkat umum se-Kabupaten Karanganyar, dalam rangka Komsos Kreatif  tahun 2019 yang diselenggarakan oleh Staf Teritorial Kodim 0727/Karanganyar siang tadi secara resmi ditutup langsung oleh Dandim Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. Kamis (14/8)

Dalam kesempatan tersebut Letkol Andi menyampaikan, “Kami mengucapkan terimakasih banyak kepada seluruh peserta lomba, dan tidak lupa pula kepada Pasiter (Perwira Seksi Teritorial) beserta Stafnya sebagai panitia pelaksanaan lomba. Saya selaku Dandim mencoba meramu dan merubah, karena Saya melihat semakin kesini penghargaan terhadap suatu hasil karya. Apakah itu dalam bentuk tari ataukah dalam bentuk musik, terjadi degradasi. Bapak-bapak dewan juri yang ada di depan Saya ini pasti lebih paham.

Ditambahkan Dandim, bahwa di dalam perubahan zaman, begitu mudah pengaruh-pengaruh budaya luar masuk. Kalau kalian pernah dengar bahwa Negara Malaysia mengklaim tari tortor, hal itu sempat viral di medsos, namun sudah diluruskan. Dan ada lagi yang bilang, bahwa tari Reog juga dari Malaysia. Padahal orang-orang Indonesia yang menjadi warga negara Malaysia, yang dari keturunan Jawa Timur membuat paguyuban itu, tapi diakui. Ini semua menjadi tantangan buat adik-adik sekalian.

"Untuk adik-adikku yang telah berhasil memenangkan lomba, Kami ucapkan selamat. Dan bagi yang belum berhasil jangan pernah patah semangat, karena kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda", pungkasnya.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Dandim Dukung Penuh Pembangunan di Bumi Intanpari

Kodim Karanganyar - Di dalam rapat paripurna DPRD Kabupaten Karanganyar masa sidang III tahun 2019 yang dilaksanakan di gedung Paripurna. Turut hadir Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., Kapolres Karanganyar AKBP Catur Gatot Efendi dan Bupati Kabupaten Karanganyar Drs. H. Juliyatmono. Hal itu menandakan, bahwa semua pucuk pimpinan di Karanganyar ini benar-benar serius dalam memikirkan pembangunan di bumi Intanpari ini.

Penyampaian keputusan pimpinan DPRD Kabupaten Karanganyar tentang penyempurnaan hasil evaluasi gurbernur terhadap rancangan Perda tentang APBD Kabupaten Karanganyar tahun anggaran 2019.

Dalam kesempatan tersebut Juliyatmono menyampaikan, Kami ucapkan terimakasih atas kerjasama yang sangat baik selama ini. Semoga kedepan berjalan lebih baik. Melalui kesempatan yang berbahagia ini pula, atas nama Pemerintah dan seluruh jajaran Forkopimda dan masyarakat Karanganyar menyampaikan, "Selamat hari ulang tahun Provinsi Jawa Tengah yang ke 69 tahun 2019, Semoga Jawa Tengah selalu aman dan guyub rukun", ucapnya.

Ditambahkan Bupati, dengan ditetapkan Perda ini segera kami tindak lanjuti. Dan terimakasih atas saran-saran, usul dan masukkan. Semuanya itu tentu untuk kebaikan kita semua, demi kemajuan pembangunan di Bumi Intanpari yang kita cintai ini.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Bangga Waka Kesiswaan SMK Wikarya Ucapkan Terimakasih Pak Dandim

Kodim Karanganyar - Sang juara lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA Se-Kabupaten Karanganyar dalam rangka Komunikasi Sosial (Komsos) kreatif tahun 2019, mendapatkan penghargaan langsung dari Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., di Aula Makodim, Rabu siang (14/8).

Lomba tari kreasi diikuti oleh 14 peserta, diantaranya adalah SMA Negeri Gondangrejo, SMK Negeri 1 Karanganyar, SMA Negeri 2 Karanganyar, MAN 1 Karanganyar, SMK Binus Tasikmadu, SMK Pendapatan 2 Karanganyar, SMK Negeri Ngargoyoso, SMK Bakti Karya Karanganyar, SMK Muhammadiyah 3 Karanganyar, SMA Negeri 1 Karanganyar, SMK Kanisius Bharata, SMA Negeri Kebakramat, SMK Wikarya dan SMA Muhammadiyah 1 Karanganyar.

Dari 14 peserta, yang telah berhasil meraih juara yaitu SMA Negeri Gondangrejo juara I, SMA Negeri 1 Karanganyar juara II dan SMK Wikarya Karanganyar mendapatkan juara III.

Tri Wanto S.Pd sebagai Waka Kesiswaan yang membidangi semua ekstra mengungkapkan,”Acara sangat meriah, lebih baik dari tahun sebelumnya, apalagi sekarang ada hadiah trophy dan uang pembinaan. Dan acara ini juga sangat memberi warna, terutama kepada anak-anak muda yang suka berkreasi, dikemas dengan sangat baik. Meskipun acara diadakan di area terbuka, tapi suasananya nyaman.

Tak lupa ucapan terimakasih kami ucapkan kepada bapak Dandim yang telah memberikan kami wadah untuk berkarya dan berkreasi, semoga kedepan lebih maju lagi dan sukses.

“BRAVO KODIM 0727 KARANGANYAR !!! Bersama Rakyat TNI Kuat”,pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Rabu, 14 Agustus 2019

Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Karanganyar Dalam Penguatan Ideologi Pancasila

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.
Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

Dalam sambutannya Kepala sekolah SMAN Kebakkramat Drs Bambang Mawardi, MM mengucapkan terimakasih dan selamat datang kepada bapak tim sosialisasi tentang ideologi kebangsaan, mudah-mudahan semuanya nanti memberikan satu manfaat bagi generasi kita dan bagi kita semuanya.

Pemerintah Kabupaten Karanganyar yang dalam hal ini ada 77 tim, yang menyelenggarakan acara sosialisasi dan penguatan Ideologi Pancasila serta wawasan kebangsaan terutama terhadap anak-anak didik yang ada di SMA negeri Kebakkramat.

Kepada anak-anak mari kita lakukan kegiatan ini dengan baik, karena pada saat sekarang dengan adanya informasi media yang sekarang banyak mengeras, menggerus dari pemahaman kita terhadap Pancasila maupun keyakinan dan kekuatan kita terhadap wawasan kebangsaan kita. Sehingga hal ini perlu sekali kami dari pemerintah kabupaten Karanganyar menyelenggarakan kegiatan tersebut ke seluruh sekolah di kabupaten Karanganyar. Kegiatan ini diharapkan akan menambah dan dapat membentengi globalisasi informasi dari pengaruh yang kurang baik, selanjutnya para peserta dapat mengikuti dengan baik.

(Pendim 0727/Kra)

Dihadapan Ratusan Pelajar Dandim Berikan Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.
Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

(Pendim 0727/Kra)

Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan Oleh Dandim Karanganyar

Kodim Karanganyar - Pada hari Rabu, (14/08/2019) bertempat di aula SMA Negeri 1 Kebakkramat Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos. memberikan materi Penguatan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dihadapan 250 siswa siswi SMAN Kebakkramat.

Dandim mengatakan kepada siswa siswi yang ada,"bahwa saya berpesan kepada adek adek semua yang ada disini untuk selalu menjaga hati dan pikiran serta tau mana yang baik dan mana yang buruk. Karena sesuai perkembangan zaman dan tuntutan kebutuhan rohani kita disuguhkan dengan banyaknya kemajuan teknologi yang menyuguhkan berbagai inovasi baru, yang semuanya belum tentu positif.

Di tengah perkembangan kemajuan zaman kita tetap harus berpegang teguh kepada Ideologi Pancasila, karena apabila kita mampu menerapkan kelima sila tersebut di kehidupan adek adek sekalian, saya yakin sebagai generasi muda akan mampu menjalani hidup yang baik, taqwa kepada Allah SWT dan belajar yang rajin demi mencapai cita-cita.

Pesan saya terakhir "Jadilah anak anak yang berguna bagi kejayaan bangsa, negara dan agama".

(Pendim 0727/Kra)

Sambut HUT RI ke 74 Persit Kodim Karanganyar Anjangsana ke Janda Pejuang

Kodim Karanganyar – Untuk mengisi HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Kodim 0727/Karanganyar melakukan Anjangsana ke rumah Mbah Sarti (83) janda pejuang di Kadipiro Banjarsari Surakarta, Jum’at (09 Agustus 2019).

Wakil Ketua Persit Ny. Suwarko mengatakan dalam anjangsana tersebut, selain bersilaturrahim jelang HUT RI ke-74, sekaligus untuk menyerahkan bantuan untuk Mbah Sarti. Jangan dilihat dari besarannya, tapi ini adalah salah satu bentuk kepedulian Persit. Semoga bermanfaat," ucapnya.

Diusianya yang sudah renta dan sebagai seorang hamba,”kata dia (Mbah Sarti), kini tugasnya hanya terus beribadah kepada Allah SWT. Ia berpesan kepada segenap rombongan yang datang agar mengisi kemerdekaan ini dengan sebaik-baiknya, namun juga mengingatkan agar terus menjalankan perintah Allah SWT.

(Pendim 0727/Kra)

Berbagi Dandim Karanganyar Serahkan Hewan Korban

Kodim Karanganyar - Hari Raya Idul Adha 1440 Hijriah Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama S.Sos serahkan hewan sapi kurban di wilayah binaan Koramil 10/Jenawi, Kodim Karanganyar untuk dipotong dan dibagikan ke masyarakat setempat. Minggu (11/8)

Dandim mengatakan, “Makna Idul Adha yang bermula dari kisah Nabi Ibrahim, dimana Ibadah Idul Adha memiliki makna yang sangat penting dari sisi aqidah. Dengan ibadah berqurban meluruskan dan membantah pengakuan orang-orang Yahudi bahwa Ibrahim adalah muslim yang hanif, bukan Yahudi bukan pula Nasrani.
"Idul Adha memiliki makna Edukatif, yakni bagaimana Nabi Ibrahim membangun keluarga dan mendidik putranya. Karena dengan Idul Adha merupakan momentum ibadah dalam berkurban, saling menghormati dan mengedepankan kemaslahatan umat manusia bagi kehidupan dunia dan akhirat. Karena dalam berqurban dapat melawan penyakit adalah egoisme, dimana egoisme merupakan musuh utama dalam kehidupan, baik kehidupan sosial bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Ditambahkan Letkol Andi, saat ini masih banyak pihak yang mengedepankan kepentingan pribadi dan kelompoknya, dengan mengesampingkan kepentingan bangsa sebagai kepentingan bersama,”pungkasnya.

(Pendim 0727/Kra)

Prajurit Harus Mahir Dalam Menembak

Kodim Karanganyar – Sebagai seorang Prajurit harus mahir dalam menembak, dengan itu menembak harus selalu dilatih dan diasah. Kodim 0727/Karanganyar melaksanakan latihan menembak. Latihan tersebut dilaksanakan di lapangan tembak Yonif Mekanis Raider 413/Bremoro, Palur, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Selasa (13/08/2019) .

Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan menembak bagi seorang prajurit. Kemampuan yang diinginkan yaitu mencapai standar kualitas minimal yang ditentukan, wajib hukumnya bagi Prajurit harus mahir dalam menembak.

Kapten Inf Suparjo Danramil 11/Kerjo sebagai koordinator latihan memberikan penekanan sebelum pelaksanaan menembak dimulai, kepada seluruh peserta latihan agar sebelum, selama dan sesudah latihan selalu melaksanakan pengecekan personel materiil dan tindakan keamanan. Karena itu merupakan faktor yang sangat penting dalam pelaksanaan latihan, laksanakan latihan dengan sungguh-sungguh untuk  dapat mencapai hasil yang  optimal,”terangnya.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Pentingnya Wasbang Bagi Mahasiswa Baru

Kodim Karanganyar - Untuk mendidik generasi muda agar lebih maju, percaya diri dan bermartabat, Perwira Seksi Intelejen Kapten Inf Tohar mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., memberikan wawasan kebangsaan kepada Mahasiswa baru STIKes Mitra Husada Karanganyar Tahun ajaran 2019/2020, di Balai desa Papahan, Selasa (13/8/2019).

Dengan diadakannya wasbang dari Kodim Karanganyar ini, diharapkan Mahasiswa baru akan lebih mencintai tanah air Bangsa Indonesia. Sehingga Bangsa kita akan semakin kokoh dan kuat.

Akhir-akhir ini banyak sekali kejadian yang berhubungan dengan teroris. Perlu kita ketahui bersama, bahwa teroris bukanlah agama Islam dan Islam bukanlah teroris. Teroris adalah orang yang tidak beragama, yang sengaja ingin mengacaukan situasi Negara, yang direkrut oleh kelompok teroris  kebanyakan dari orang-orang pengangguran, yang miskin dan yang terkena masalah ekonomi.

Caranya merekrut dengan mengiming-imingi gaji yang besar, akan diberikan pekerjaan, dijanjikan kehidupan lebih layak dan berkecukupan, seperti rumah mewah, jabatan dan lain-lain. Biasanya kelompok teroris merekut dengan cara masuk ke pabrik-pabrik, tempat berkumpulnya anak muda dan media sosial, seperti FB, Twitter, IG dan sejenisnya.

Perlu kita ketahui bersama, bahwa  pelatihan anak-anak dan pemuda di Suriah disiapkan untuk masuk ke Indonesia. Dengan tujuan untuk merusak persatuan dan kesatuan bangsa kita, kemudian dikuasainya. Karena Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan kaya. Yang mempunyai berbagai macam suku budaya negara dan banyak pulau. Bagaimana cara menghadapi ancaman itu, tidak ada kata lain adalah kita harus bersatu. Dengan bersatu maka Indonesia akan semakin kuat.

"Pancasila merupakan sebagai ideologi negara, selain itu juga Pancasila sebagai dasar negara. Dan juga Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa, sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa. Pancasila tidak dimiliki oleh negara manapun. Pancasila hanya dimiliki oleh Indonesia, maka dari itu kita patut bersyukur dan berbangga", pungkas Tohar.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Dandim Buka Langsung Lomba Komsos Kreatif

Kodim Karanganyar – Pembukaan lomba tari kreasi perjuangan tingkat SLTA se-Kabupaten Karanganyar dan lomba pemusik jalanan tingkat umum se-Kabupaten Karanganyar, dalam rangka Komsos (Komunikasi Sosial) kreatif tahun 2019. Kegiatan ini yang diselenggarakan oleh Kodim 0727/Karanganyar, dalam kesempatan tersebut di buka langsung oleh Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., selaku pucuk pimpinan di Satuan Komando Kewilayahan (Satkowil) di aula Makodim, Selasa pagi (13/8/2019).

Dandim yang membuka langsung kegiatan ini mengatakan, lomba tersebut bertujuan untuk mempertahankan dan mengangkat kearifan budaya daerah, menanamkan kecintaan dan kebanggaan sebagai bangsa Indonesia yang memiliki keragaman budaya. “Kita ingin menumbuhkan kreatifitas generasi muda dengan senantiasa menjunjung tinggi kreatifitas budaya dan kearifan lokal,” ujarnya.

“Perlombaan di bidang seni ini bukan hanya sekedar untuk mencari juara semata, namun lebih jauh untuk menjalin silaturahmi dan komunikasi antara TNI dan masyarakat, sehingga apa yang menjadi cita-cita TNI yaitu Manunggal TNI – Rakyat dapat terjalin dan terpelihara dengan baik,” tegasnya.

Ditambahkan Andi selain itu, kegiatan yang dilaksanakan ini juga dalam rangka menjaring bakat-bakat seni para pelajar untuk dipersiapkan pada lomba tingkat provinsi dan nasional. “Mari kita lestarikan budaya lokal sebagai cerminan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya.

Dalam pembukaan tersebut juga dihadiri Kepala Staf Kodim Mayor Inf Suwarko, Ibu Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Dim 0727/Karanganyar Ny. Eny Dwijayanti Andi Amin, Danramil, Perwira Staf Kodim dan Bapak Ibu guru yang mendampingi peserta lomba.

(Tr-Pendim 0727/Kra)

Persit KCK Cabang XLVIII Kodim 0727 Karanganyar Juara II Lomba Yel-yel Perjuangan

Kodim Karanganyar – Semangat menyambut HUT RI ke 74 di wilayah kabupaten Karanganyar, Pemerintah Daerah menyelenggarakan lomba paduan suara dan yel-yel perjuangan. Dalam hal ini Persit Kartika Chandara Kirana Cabang XLVIII Kodim 0727/Karanganyar meraih juara II lomba yel - yel perjuangan yang diselenggarakan di Pendopo Rumdis Bupati Karanganyar, Senin (12/08/19).

Drs. Juliyatmono MM Bupati Kabupaten Karanganyar mengatakan sebagai warga negara harus menjunjung tinggi semangat kemerdekaan dan membumikan nilai-nilai Pancasila dikehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Lomba yel yel yang di ikuti Ibu-ibu masing-masing 10 orang perwakilan dari semua organisasi wanita di Kabupaten Karanganyar dengan jumlah 56 kelompok. Lomba akan dilaksanakan di 3 lokasi; pertama di pendopo rumah dinas ini, kemudian yang kedua di kantor PKK di komplek rumdis dan yang ketiga berada di ruang aula komplek rumah dinas.

Dalam lomba ini akan diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3 dari peserta lomba yel yel paduan suara. Diharapkan dengan adanya lomba ini akan menumbuhkan semangat proklamasi kepada ibu ibu Drama wanita kabupaten karanganyar, nantinya peserta lomba ini akan di tampilkan di event event penting lainnya. Hal itu untuk membuktikan bahwa Ibu-ibu juga tidak kalah semangatnya menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini,”pungkas Juliyatmono.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Lomba Paduan Suara dan Yel-yel Perjuangan Dalam Rangka Memperingati HUT Ke - 74 RI Tahun 2019

Kodim Karanganyar – Menyambut HUT RI ke 74 di wilayah kabupaten Karanganyar, Pemerintah Daerah menyelenggarakan lomba paduan suara dan yel-yel perjuangan. Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Inf Andi Amin Latama, S.Sos., turut menghadiri semi final lomba paduan suara dan yel - yel perjuangan di Pendopo Rumdis Bupati Karanganyar, Senin (12/08/19).

Drs. Juliyatmono MM Bupati Kabupaten Karanganyar mengatakan sebagai warga negara harus menjunjung tinggi semangat kemerdekaan dan membumikan nilai-nilai Pancasila dikehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Lomba yel yel yang di ikuti Ibu-ibu masing-masing 10 orang perwakilan dari semua organisasi wanita di Kabupaten Karanganyar dengan jumlah 56 kelompok. Lomba akan dilaksanakan di 3 lokasi; pertama di pendopo rumah dinas ini, kemudian yang kedua di kantor PKK di komplek rumdis dan yang ketiga berada di ruang aula komplek rumah dinas.

Dalam lomba ini akan diambil juara 1,2,3 dan harapan 1,2,3 dari peserta lomba yel yel paduan suara. Diharapkan dengan adanya lomba ini akan menumbuhkan semangat proklamasi kepada ibu ibu Drama wanita kabupaten karanganyar, nantinya peserta lomba ini akan di tampilkan di event event penting lainnya. Hal itu untuk membuktikan bahwa Ibu-ibu juga tidak kalah semangatnya menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 74 ini,”pungkas Juliyatmono.

(Lam-Pendim 0727/Kra)

Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan

Kodim Karanganyar – Danramil Mojogedang Ajak Warganya Untuk Melanjutkan Perjuangan Para Pahlawan Danramil Mojogedang Ajak Warganya Unt...