KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K., S.H., M.Tr. Opsla., mendampingi Pangdam IV/Diponegoro beserta jajaran pejabat Kodam IV/Diponegoro dan Forkopimda Kabupaten Karanganyar mengikuti Zoom Panen Raya Nasional bersama Presiden Republik Indonesia di kawasan pertanian Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026).
Panen Raya Nasional dipimpin langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui panen serentak tiga komoditas strategis, yaitu tebu oleh TNI Angkatan Udara, kedelai oleh TNI Angkatan Laut, dan padi oleh TNI Angkatan Darat.
Sebelum panen raya dimulai, Presiden Prabowo meninjau insinerator atau alat pembakar sampah serta berbagai hasil hilirisasi pertanian yang dikembangkan guna meningkatkan nilai tambah komoditas sekaligus memperkuat industri nasional. Presiden juga menyaksikan langsung proses panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh sebagai lokasi utama pelaksanaan kegiatan.
Dalam laporannya, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menyampaikan bahwa Panen Raya Terintegrasi merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan nasional melalui pendampingan seluruh matra TNI.
"Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, TNI melaksanakan pendampingan terpadu, TNI Angkatan Udara pada komoditas tebu, TNI Angkatan Laut pada komoditas kedelai, dan TNI Angkatan Darat pada komoditas padi," ujar Panglima TNI.
Panglima TNI juga menjelaskan, panen tebu di Lanud Abdulrachman Saleh dilakukan di lahan seluas 800,5 hektare dengan estimasi produksi mencapai 72.045 ton. Selain menghasilkan gula, hilirisasi tebu juga menghasilkan molase, bioetanol, pupuk organik, serta berbagai produk turunan lainnya yang bernilai ekonomi.
Dalam sambutannya, Presiden Prabowo mengapresiasi terselenggaranya Panen Raya TNI Terintegrasi yang dilaksanakan serentak di 43 titik di seluruh Indonesia. Menurut Presiden, ketahanan pangan merupakan gerakan nasional yang membutuhkan keterlibatan seluruh komponen bangsa.
"Ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa," ujar Presiden.
Presiden juga menegaskan bahwa keterlibatan TNI dan Polri dalam sektor pangan merupakan bentuk nyata pengabdian kepada rakyat. Menurutnya, TNI dan Polri harus selalu hadir di tengah masyarakat serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi rakyat.
Melalui kegiatan ini, Kodim 0727/Karanganyar menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada para petani dan sinergi bersama seluruh pemangku kepentingan di wilayah Kabupaten Karanganyar.(Pen27)























