Karanganyar
- Babinsa Koramil 04/Jaten
Serka Suparno bersama BPBD Kabupaten Karanganyar dan masyarakat Dukuh Sepreh,
Kanten Desa Sroyo bahu-membahu membersihkan sampah dan pohon bambu yang
menyumbat jembatan Sungai Sroyo, Minggu (13/01/19).
Kurang sadarnya warga dan
masyarakat untuk membuang sampah di sungai masih terlihat di mana-mana. Salah
satunya yang memprihatinkan adalah pencemaran sampah oleh masyarakat terhadap
sungai yang ada di aliran Sungai Sroyo tepatnya di bawah jembatan Dukuh Sepreh
yang mengendap di bawah jembatan. Sehingga menimbulkan bau busuk yang di
sebabkan tumpukan sampah. Jika sampah menumpuk, maka selain bisa menjadi
pencemaran akan menyebabkan banjir.
Seperti halnya di sungai Sroyo,
sungai dijadikan tempat membuang sampah rumah tangga. Sehingga di bawah jembatan
seharusnya bersih dari sampah, kini semakin menumpuk. Terlihat sejumlah
sampah keluarga seperti popok anak kecil dan sampah rumah tangga di bungkus tas
kresek dan dibuang ke sungai. Di tambah lagi pohon bambu yang tersangkut di
bawah jembatan, menghambat aliran arus sungai.
Akibatnya, aliran sungai yang
airnya mulai mengecil terlihat banyak sampah yang menumpuk. Latar belakang
inilah yang kemudian menggerakkan TNI, relawan, masyarakat, berbaur bersama
membersihkan sampah yang ada di Sungai Sroyo, Desa Sroyo.
Masyarakat harus disadarkan
untuk tidak membuang sampah ke sungai. Karena sungai bukan tempat sampah. Jadi
harus mendapat perhatian bagi semua orang,” ujar H. Pratama Heru K, Camat Jaten.
Menurut Heru acara
bersih-bersih sungai ini sudah sering dilakukan secara bersama-sama baik
perangkat desa maupun warga. Banyaknya sampah yang di buang oleh orang dari
luar dusun Kanten. Ada juga pengendara sepeda motor dan pengemudi mobil yang
juga sering membuang sampah di sungai.
Sampah yang banyak di buang di
saluran sekitar jembatan ini merupakan sampah kiriman dari atas. “Biasanya yang
membuang sampah ke sungai ini banyak pegawainya, kadang berpakaian seragam naik
motor berhenti membuang sampah yang di bawa dari rumahnya,”jelas Kepala Desa
Sroyo H. Yulianto. S.T.
Beruntung, kini tidak banyak
lagi masyarakat yang melakukan kegiatan mencuci di sungai. Karena sudah ada air
bersih dari sumur. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan TNI, beberapa relawan
seperti dari BPBD Karanganyar, relawan Jalak Lawu dan masyarakat sekitar,
perangkat desa.
Kadus Dusun Kanten Sugiyamto
mengakui selama ini sampah yang ada di sungai dan selokan sekitar jembatan ini
cukup banyak. Padahal warga yang rumahnya di sekitar sungai ini sudah tidak
membuang sampah di sungai,” ujarnya.
Setelah sampah ini dibersihkan,
pihaknya berharap warga semakin sadar untuk tidak membuang sampah ke sungai. Apalagi
yang ikut bersih-bersih ini juga dari luar desa. Sehingga kami minta untuk
warga Dusun Kanten sendiri tidak ada lagi yang membuang sampah ke sungai,”pungkasnya.
(04-Pendim
0727/Kra)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar