Karanganyar
- Ditengah pemberitaan politisasi Islam yang sengaja
dihembuskan oleh pihak-pihak yang anti Kebhinekaan dan kontra produktif
terhadap persatuan bangsa. Hal tersebut tidak berlaku bagi masyarakat Desa
Baturan Kecamatan Colomadu khususnya umat Islam.
Kekompakan justru
ditunjukkan oleh umat Islam, mereka terlihat bersatu dalam ibadah dan
mengesampingkan egosentris kelompok. Terbukti pada Sabtu (09/12/17) Dewan
Masjid Indonesia (DMI) Desa Baturan menggelar acara tabligh Akbar dalam rangka
Maulid Nabi Muhammad SAW.
Event yang
bertajuk" *Ngraketke Pasedherekan, Ngadohi Cecongkrahan " (merekatkan
persaudaraan dan menjauhi perselisihan) tersebut dilaksanakan di Masjid Nurul
Iman, Dusun Klemboran pukul 19.30 dengan pentausyiah Abuya Sony Parsono.
Serda Yuliyanto Babinsa
Koramil 16/Colomadu Kodim 0727/Karanganyar dan Bhabinkamtibmas Polsek Colomadu
Bripka Sujarwo. Turut hadir dalam acara tersebut, sesuai dengan perintah
Komando atas dan penekanan Dandim 0727/Karanganyar Letkol Inf M.I. Muchtar M.
bahwa “Babinsa sebagai ujung tombak teritorial dan fungsi utama TNI AD harus
selalu berada ditengah tengah masyarakat". Babinsa harus bisa jadi
komponen utama perekat kebhinekaan, yang semakin hari semakin kita rasakan
kelunturan dan keretakannya.
(16-Pendim
0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar