Karanganyar - Dalam
rangka mendukung program pemerintah tentang Pemilu (Pemilihan Umum). Ibu Putri
selaku Ketua Persit (Persatuan Istri Tentara) KCK (Kartika Chandra Kirana)
Cabang XLVIII Kodim 0727/Karanganyar, didampingi Ibu-ibu pengurus. Menghadiri
rapat koordinasi pengawasan partisipatif dalam rangka pemilihan umum DPR, DPD, DPRD
serta Pemilu Presiden dan Wakil Presiden tahun 2019. Bertempat di Hotel Jawa
Dwipa, Karangpandan. Senin (11/12/17)
Sementara
dalam sambutannya Kepala KPID Jawa Tengah Budi Setyo Purnomo mengatakan, bahwa
maksud dalam Rakor ini adalah untuk mengajak kepada seluruh elemen masyarakat
untuk mencegah pelanggaran seminimal mungkin dalam pelaksanaan Pilkada 2018,
maupun Pileg 2019.
Hal
senada juga diungkapkan oleh Panwaslu Karanganyar Nuning Ridwanita. “Masyarakat
se-Kabupaten Karanganyar dimanapun bertempat tinggal, harus bisa menjadi
perpanjangan tangan dari Panwaslu Karanganyar. Hal ini, untuk mencegah
pelanggaran-pelanggaran yang terjadi di Pilkada 2018 maupun Pileg
2019",tuturnya.
Sementara
itu, pengertian dari pengawasan partisipatif sendiri yaitu pengawasan Pemilu
yang dilakukan oleh masyarakat. Sebagai bentuk pastisipasi masyarakat dalam
mengawal integritas pelaksanaan Pemilu.
Urgensi
adanya pengawasan partisipatif diantaranya dikarenakan keterbatasan personal,
daya dukung dan kewenangan pengawas. Oleh karena itu, adanya pengawasan
partisipatif dapat menutup kekurangan pengawas pemilu tersebut"tegas Catur
Lukito ketua FKDM.
"Setelah
mengikuti rapat Koordinasi partisipatif dalam rangka pemilihan umum ini, diharapkan
seluruh anggota Persit KCK cabang XLVIII Kodim 0727/Karanganyar lebih paham dan
mengerti. Sehingga tau akan apa yang dikerjakan pada saat pemilu
nanti"tegas Ketua Persit.
(Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar