Karanganyar
- Kebutuhan pupuk di kalangan petani sedemikian besar. Sementara
biaya operasi pertanian semakin tinggi, dengan dihadapkan cuaca yang tidak
menentu saat ini. Dimana petani harus merogoh anggaran lebih hanya untuk
mengairi lahan mereka.
Menghadapi keadaan ini
kelompok tani "Tani mulya 1" dusun Ngempal Desa Gentungan
berimprovisasi agar biaya menggarap lahan pertanian dapat di tekan, dengan
membuat pupuk buatan dari bahan bahan yang bisa di dapatkan di sekitar
lingkungan mereka.
Koramil 05/Mojogedang Kodim
0727/Karanganyar, selaku aparat kewilayahan rupanya tanggap dengan kondisi di
wilayahnya. Akhirnya di poktan Tani mulya 1, bersama anggota Koramil yang
dilaksanakan uji coba pembuatan pupuk buatan tersebut. Peltu Suratmin beserta
Pelda Sutrisno beserta anggota Poktan Tani mulya 1 mulai meracik komposisi dari
bahan bahan di sekitar lingkungan dusun Ngempal, berbekal pengalaman dan arahan
dari PPL setempat. Jumat (03/11/17)
Danramil Mojogedang Kapten
Pranoto saat di Koramil menandaskan, hal hal yang terjadi di wilayah memang
sudah kewajiban bagi Babinsa untuk membantu mencarikan solusi dan
penyelesaianya. Dengan inovasi seperti ini, setidaknya biaya yang dikeluarkan
bisa di kurangi. Pupuk yang di buat melalui proses fermentasi ini sedikit
banyak menjadi harapan bagi kelompok tani di dusun Ngempal tersebut.
Untuk hasil dari
pembuatan pupuk buatan baru akan di uji coba di musim tanam berikutnya, dan
kita berharap semoga hasilnya sesuai harapan kita,”pungkas Pranoto.
(05-Pendim
0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar