Karanganyar -
Bertempat di Lapangan Berkuda Pondok Pesantren Isy Karima Karangpandan, Babinsa
Serda Sukarmo anggota Koramil 01/Karanganyar Kodim 0727/Karanganyar
melaksanakan latihan berkuda show jumping dan karosel serta memanah diatas
kuda.
Dihadapan ratusan
Santriwan dan santriwati pondok pesantren Isy Karima Karangpandan Babinsa
Sukarmo mempertunjukan keahliannya dalam menunggang kuda dan atraksi lainnya.
Minggu (05/11/17)
Pondok Pesantren Isy
Karima memiliki beberapa ekor kuda terbaik, diantaranya bernama Soker (jantan),
Satria (jantan), Luna (betina), Jamaah (betina), Tiara (betina) dan Jamilah
(betina).
Serda Sukarmo memang
memiliki keahlian dalam menunggang dan melatih kuda, sebelum berdinas di Kodim
0727/Karanganyar Sukarmo berdinas di Satuan terbaik Kavaleri berkuda di Lembang
Bandung. Berbagai macam penghargaan, medali, piala dan kejuaaran telah diraih
Serda Sukarmo selama menjadi prajurit TNI AD.
Babinsa Sukarmo
mengatakan Berkuda adalah aktivitas berjalan dengan menunggangi kuda. Dalam
olahraga ini, dibutuhkan keberanian, dan keseimbangan dalam mengontrol kuda
yang kita tunggangi. Berkuda mempunyai banyak manfaat, diantaranya melatih kita
untuk bersahabat dengan makhluk lain, berarti kita juga memperlakukan makhluk
lain dengan tidak menyiksanya dan untuk menguji keberanian kita,"tandasnya.
Ustad Syihab
menyampaikan dihadapan ratusan Santrinya, sebaik-baiknya meniru sesuatu tentu
lebih baik meniru perilaku, perbuatan dan segala hal tentang Rasulullah
Muhammad Sholallahu alalihi wasallam, salah satu media pembelajarannya adalah
hadist yang dikabarkan oleh para sahabat sampai kepada para ulama dan kepada
kita hari ini. Salah satu yang berkaitan dengan pendidikan anak adalah mengajak
orang tua untuk mengajarkan anak berkuda, memanah dan berenang.
Lebih lanjut Ustad
mengatakan, ajarkan putera-puteramu berkuda, memanah dan berenang. Bentuk lekuk
tubuh belakang kuda (tempat yang diduduki), sangat baik untuk merawat segala
masalah tulang belakang manusia. Saat pergerakan galloping yaitu saat kuda
melompat dan berlari menyebabkan pergerakan vetebra tulang belakang kita yang
bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang
saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut. Sedangkan pakar kesehatan pun
tidak mampu membuat seperti gerakan alami tulang-tulang veterbra saat orang
menunggang kuda.
"Simbol Berkuda
adalah membangun karakter. Dengan olah raga ini, anak dilatih jiwa
kepemimpinan, kepercayaan diri, jiwa pemberani, ketangkasan, pengendalian diri,
dan menyayangi, serta menghilangkan rasa takut. "tuturnya.
(01-Pendim
0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar