Minggu, 05 November 2017

Babinsa Sukarmo Show Jumping dan Karosel serta Memanah bersama Santri Pondok Pesantren Isy Karima

Karanganyar - Bertempat di Lapangan Berkuda Pondok Pesantren Isy Karima Karangpandan, Babinsa Serda Sukarmo anggota Koramil 01/Karanganyar Kodim 0727/Karanganyar melaksanakan latihan berkuda show jumping dan karosel serta memanah diatas kuda.

Dihadapan ratusan Santriwan dan santriwati pondok pesantren Isy Karima Karangpandan Babinsa Sukarmo mempertunjukan keahliannya dalam menunggang kuda dan atraksi lainnya. Minggu (05/11/17)

Pondok Pesantren Isy Karima memiliki beberapa ekor kuda terbaik, diantaranya bernama Soker (jantan), Satria (jantan), Luna (betina), Jamaah (betina), Tiara (betina) dan Jamilah (betina).

Serda Sukarmo memang memiliki keahlian dalam menunggang dan melatih kuda, sebelum berdinas di Kodim 0727/Karanganyar Sukarmo berdinas di Satuan terbaik Kavaleri berkuda di Lembang Bandung. Berbagai macam penghargaan, medali, piala dan kejuaaran telah diraih Serda Sukarmo selama menjadi prajurit TNI AD.

Babinsa Sukarmo mengatakan Berkuda adalah aktivitas berjalan dengan menunggangi kuda. Dalam olahraga ini, dibutuhkan keberanian, dan keseimbangan dalam mengontrol kuda yang kita tunggangi. Berkuda mempunyai banyak manfaat, diantaranya melatih kita untuk bersahabat dengan makhluk lain, berarti kita juga memperlakukan makhluk lain dengan tidak menyiksanya dan untuk menguji keberanian kita,"tandasnya.

Ustad Syihab menyampaikan dihadapan ratusan Santrinya, sebaik-baiknya meniru sesuatu tentu lebih baik meniru perilaku, perbuatan dan segala hal tentang Rasulullah Muhammad Sholallahu alalihi wasallam, salah satu media pembelajarannya adalah hadist yang dikabarkan oleh para sahabat sampai kepada para ulama dan kepada kita hari ini. Salah satu yang berkaitan dengan pendidikan anak adalah mengajak orang tua untuk mengajarkan anak berkuda, memanah dan berenang.

Lebih lanjut Ustad mengatakan, ajarkan putera-puteramu berkuda, memanah dan berenang. Bentuk lekuk tubuh belakang kuda (tempat yang diduduki), sangat baik untuk merawat segala masalah tulang belakang manusia. Saat pergerakan galloping yaitu saat kuda melompat dan berlari menyebabkan pergerakan vetebra tulang belakang kita yang bersentuhan antara satu sama lain dalam kondisi harmonis, dan merangsang saraf-saraf tulang belakang, seolah-olah diurut. Sedangkan pakar kesehatan pun tidak mampu membuat seperti gerakan alami tulang-tulang veterbra saat orang menunggang kuda.

"Simbol Berkuda adalah membangun karakter. Dengan olah raga ini, anak dilatih jiwa kepemimpinan, kepercayaan diri, jiwa pemberani, ketangkasan, pengendalian diri, dan menyayangi, serta menghilangkan rasa takut. "tuturnya.

(01-Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

May Day di Karanganyar Berlangsung Lancar dan Kondusif

KARANGANYAR – Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, S.H., M.Tr.(Opsla)., bersama Forkopimda menghadir...