Karanganyar - Dalam
rangka mewujudkan ketahanan pangan, Babinsa Koramil 12/Jumapolo Kodim 0727/Karanganyar
Sertu Susanto membantu petani penyiangan rumput/gulma di lahan persawahan padi
milik Bapak Satiyo dusun Randusari desa
Jumapolo Kecamatan Jumapolo. Lahan sawah Bapak Satiyo seluas 7000 m2, dengan
jenis padi IR- 64. Rabu (03/01/18)
Menurut
Satiyo tanaman padi ini berumur sekitar 35 hari, dan pada saat ini gulma/rumput
adalah salah satu kendala utama yang memengaruhi dalam memperoleh hasil panen
nantinya. Persaingan rumput dengan padi dalam masa pertumbuhan hingga masa
panen nantinya sangat besar sekali pengaruhnya terhadap hasil panen. Gulma
dapat menurunkan hasil panen, karena adanya persaingan antara gulma itu sendiri
dengan padi dalam pengambilan unsur hara, air dan cahaya,"ujar Satiyo.
Di
samping itu ada beberapa gulma yang dapat dijadikan tanaman inang oleh hama dan
penyakit tanaman padi, sehingga kalau para petani membiarkan gulma tumbuh tanpa
dikendalikan jelas merugikan para petani. Dengan adanya gulma yang tumbuh, padi
tidak dapat berkembang dengan baik serta termasuk kerugian akibat penyebaran
hama dan penyakit.
Pengendalian
rumput padi di sawah, umumnya sudah dilakukan oleh para petani. Baik dengan
penggunaan tenaga manusia (penyiangan dengan tangan) dengan peralatan khusus
(landak/gasrok) ataupun cara kimiawi dengan penggunaan herbisida. Cara pengendalian
dengan penyiangan tangan sekarang ini sudah jarang sekali dilakukan, karena
adanya keterbatasan tenaga kerja untuk penyiangan padi di sawah,”terang
Babinsa.
(12-Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar