Karanganyar - Salah
satu hama tanaman padi yang kadang menyulitkan petani adalah serangan burung
pada saat padi mulai menjelang panen. Jenis burung yang mengganggu adalah
burung pipit, atau di beberapa daerah biasa disebut dengan burung emprit.
Jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor dan menghabiskan bulir padi yang siap panen
dalam waktu singkat. Banyak petani yang gagal panen atau kerugian besar saat
panen. Kerugian yang dialami petani akibat serangan hama pengganggu burung
pipit bisa mencampai 15-50 persen. Kamis (04/01/18)
Menyikapi
hal tersebut, Babinsa Lalung Koramil 01/Karanganyar Kodim 0727/Karanganyar
Serka Hermawan Tjahjanto melaksanakan pendampingan kepada anggota Poktan Rukun
Tani Lalung Ibu Sumiyem. Pada lahan sawah yang terletak di lingkungan Ngaliyan
Kelurahan Lalung Kecamatan Karanganyar Kabupaten Karanganyar.
Serka
Hermawan menyampaikan, metode yang digunakan untuk mengusir hama burung ini
antara lain membuat orang-orangan, umbul-umbul, membunyikan kaleng dan memasang
plastik kresek. Hal tersebut sebagai upaya agar tidak terganggu hama pengganggu
seperti burung pipit, yang saat ini menyerang tanaman padi menjelang panen.
Dengan itu diharapkan hasil panen padi nantinya memperoleh hasil maksimal,"
Ungkapnya.
(01-Pendim 0727/Kra)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar