Dengan TMMD Dapat Membangun Kegotongroyongan Warga Bersama TNI dan Polri


Karanganyar - Pembukaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) sengkuyung tahap III tahun 2018 resmi dibuka di wilayah Kodim 0727/Karanganyar. Pembukaan digelar di lapangan Jumantoro, Jumapolo, Senin (15/10).

Bertindak sebagai instruktur upacara, Sekretaris Daerah  Kabupaten Karanganyar, Samsi. Sedangkan peserta upacara adalah anggota TNI dari Kodim 0727/Karanganyar, personil Polri dan komponen masyarakat lainnya.

Saat membacakan sambutan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam program TMMD Senkuyung di Desa Jumantoro, Samsi sampaikan dirinya sangat memgapresiasi  pelaksanaan TMMD yang rutin dilaksanakan. Hal itu juga  menunjukkan sikap kegotongroyongan warga bersama TNI dan Polri. Bertujuan untuk membangun desa agar warga makmur dan sejahtera.

"Matur suwun untuk apresiasinya TMMD terus digulirkan. Melalui TMMD bersama kita merawat gotong royong, memacu kreativitas dan prakarsa masyarakat untuk membangun desa," ucap Samsi, Senin (15/10).

TMMD, lanjut Samsi, menjadi salah satu cara mendukung penurunan kemiskinan di Jawa Tengah. Bahwa TMMD konsisten pemberdayaan ekonomi dan daya saing produk desa.

"Salah satunya memanfaatkan tanah pekarangan untuk kegiatan ekonomi juga akan menambahkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Samsi.

Pihaknya juga berharap program TMMD,  bisa  juga menangkal paham  radikalisme, dan bahaya narkoba. Bisa juga dijadikan sarana edukasi untuk kesiapsiagaan bencana agar seluruh  masyarakat melek dan tanggap bencana.

"Sebab Indonesia berada di kawasan rawan bencana alam. Setidaknya dengan pengetahuan tersebut bisa mengurangi dampak dari bencana alam,” pungkasnya. [jie] rmoljateng

(Pendim 0727/Kra)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perjuangan Dandim 0727/Karanganyar yang Membuahkan Hasil

Militansi Wakil Bupati Karanganyar