Rabu, 02 Desember 2015

PEMBINAAN KESATUAN BANGSA BAGI PERANGKAT DESA DAN TOKOH MASYARAKAT KECAMATAN KEBAKKRAMAT-KARANGANYAR



Kata aparat sering diartikan sebagai pegawai negeri atau pegawai negara. Padahal arti kata itu lebih luas sebab menyangkut seperangkat sistem yang digunakan oleh penguasa/pemerintah untuk mengelola kekuasaannya atau semua perangkat yang digunakan oleh pemerintah untuk menerapkan kekuasaan pada masyarakat. Oleh karena itu, sebagai aparatur negara sudah selayaknya kita memahami arti penting yang terkandung dalam UUD’45, pancasila “ujar Danramil 03/Kebabkramat Kapten Arh Heru Nugroho saat mengisi ceramah.
            Kegiatan tersebut mengambil tema Pembinaan kesatuan bangsa bagi perangkat desa dan tokoh masyarakat di kecamatan kebakkramat terselenggara pada hari kamis tanggal 26 November 2015 yang bertempat dib alai desa Nangsri dengan dihadiri tokoh masyarakta, tokoh pemuda dan perangkat desa se kecamatan kebakkramat.

Dengan pemahaman terhadap wawasan nasional maka kita dapat mewujudkan kesatuan bagi segenap asapek kehidupan baik secara alamiah maupun sosial dan terus menjunjung tinggi kepentingan nasional serta kepentingan wilayah Kabupaten Karanganyar demi membina kesejahteraan, kedamaian dan budi luhur seluruh manusia.



CERAMAH BAHAYA LATEN KOMUNIS, PEMANFAATAN IPTEK KEPADA SISWA-SISWI SMPN 2 MOJOGEDANG KARANGANYAR

Komunisme pada awal kelahiran adalah sebuah koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekertja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Akan tetapi, dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa fraksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner. Dimana faham ini sudah meNjadi partai yang sangat kejam. ” Danramil 05/mojogedang Kapten Inf Pranoto saat memberi ceramah kepada para siswa SMPN 2 Mojogedang di halaman sekolahnya.(28/11/15)
Lebih lanjut Danramil 05/Ngargoyoso mengatakan bahwa komunisme merupakan faham yang menolak akan kepemilikan pribadi karena samua barang produksi harus milik bersama, faham komunis dikenal dengan faham yang tidak mengenal Tuhan (Atheis) dan pengenalan atheis pada faham komunis berasal dari kata-kata Karl Marx “agama adalah candu bagi massa rakyat” oleh karena itu banyak penganut aliran Komunis yang memegang faham atheis juga yang sangat bersebrangan dengan pedoman dalam kehidupan bernegara kita yaitu Pancasila. Dimana  sangat jelas Bangsa Indonesia sangat menjujung keberadaan Tuhan Yang Maha Kuasa walaupun dengan cara penyembahan yang berbeda hal ini tidak bisa dijadikan alasan untuk berpecah belah karena dalam setiap ajaran agama yang diakui mengajarkan untuk saling menghargai dan bertenggarasa.


Saat ini perkembangan teknologi informatika sudah sangat luar biasa, sebagai pemuda yang berpendidikan sudah selayaknya bisa mamanfaatkan kemudahan fasilitas tersebut dengan sangat bijak, gunakan hanya untuk menambah wawasan akan ilmu pengetahuan, bersosial dan lainnya. Sehingga tidak menjadi pemuda yang merusak bangsa nya sendiri. Mari kita perkokoh iman dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, sikap saling menghormati dan bertanggung jawab sehingga terbina lah pemuda Karanganyar yang  terbaik bagi pembangunan bangsa

PROGRAM PEMBINAAN ANTISIPASI BALATKOM DAN FAHAM RADIKAL DI HALAMAN MAKODIM 0727/KARANGANYAR

Mencermati berkembangnya bahaya laten Komunis yang selalu berusaha merusak ketatanegaraan di Indonesia dan Faham Radikal yang berupaya memaksakan penggunaan kaidah dan nilai-nilai agama tertentu yang mengganggu solidaritas kerukunan antar umat beragama, persatuan dan kesatuan bangsa maka seluruh komponen bangsa terutama unsure Satkowil seperti kita perlu senantiasa  waspada guna menangkal berbagai upaya bangkitnya kembali ajaran Komunis maupun berkembangnya Faham Radikal. Pahami makna yang terkandung dalam Pancasila sila pertama, UUD’45 pasal 29 ayat 1 dan 2 serta TAP MPRS XXV tahun 1966Ujar Kasdim Mayor Kav Bangun Pranoto saat menjadi narasumber dalam pembinaan antisipasi Balatkom dan Faham Radikal di Halaman Makodim 0727/Karanganyar. Kegiatan ini diikuti seluruh Prajurit dan PNS jajaran Kodim 0727/Karanganyar.(19/11/15)


            Kelahiran Komunisme di Indonesia tak bisa dilepaskan dari hadirnya orang-orang buangan politik dari Belanda dan mahasiswa-mahasiswa lulusannya yang berpandangan kiri. Beberapa di antaranya Sneevliet, Bregsma, dan Tan Malaka yang masuk setelah Sarekat Islam (SI) Semarang sudah terbentuk. Gerakan Komunis di Indonesia diawali di Surabaya, yakni di dalam diskusi intern para pekerja buruh kereta api Surabaya yang dikenal dengan nama VSTP. Awalnya VSTP hanya berisikan anggota orang Eropa dan Indo Eropa saja, namun setelah berkembangnya waktu, kaum pribumi juga banyak yang bergabung. Salah satu anggota yang menjadi besar adalah Semaoen kemudian menjadi ketua SI Semarang.

Lebih lanjut Kasdim 0727/Karanganyar mengatakan bahwa saat ini banyak yang mengira faham komunisme telah mati dengan bubarnya Uni soviet bila di Indonesia dengan matinya pelopor PKI namun komunisme akan terus ada dengan pengaruh model pengaruh yang berbeda dengan begitu sudah selayaknya kita lebih cermat dan mampu pahami kejanggalan yang ada di setiap wilayah jangan biarkan komunisme menjalar sedikitpun. 

KONDISI ANAK IBU SUTARMI YANG MENDERITA BIBIR SUMBING DI KECAMATAN JENAWI - KARANGANYAR

Berdasar perintah komando atas untuk mendata penderita bibir sumbing disetiap wilayah, maka pada hari selasa, tanggal 1 Desember 2015  Ba Tuud Koramil 10/Jenawi serma Suparman melaporkan ada 3 pasien penderita bibir sumbing yang diantaranya Rafa Zilzalali Ikhrom masih berusia 1 bulan.

Bibir sumbing adalah kondisi yang hanya mempengaruhi bagian bibir, tidak sampai ke langit-langit mulut. Sumbing mungkin hanya berupa belahan kecil dan terlihat sebagai sedikit lekukan pada bibir – atau disebut juga sumbing parsial atau tidak menyeluruh. Kadang, sumbing bisa sangat lebar hingga mencapai bagian hidung – dan ini disebut sumbing total. Pada dasarnya penyebab bibir sumbing tidak dapat diketahui pasti dan tidak dapat di cegah sejak awal sehingga terkadang orang tua sangat terkejut ketika melahirkan bayi dengan kondisi bibir sumbing. Hal ini dipengaruhi diantaranya factor genetic dari orangtua dan wanita hamil yang mengkomsumsi obat-obatan serta alcohol.

Ba Tuud Koramil 10/Jenawi mengharapkan agar bayi rafa dapat di operasi. Tindakan operasi yang dilakukan untuk menutup bibir sumbing nya karena dengan dilakukan operasi dapat mengembalikan otot-otot jaringan pada bibir dan menutup belahan tersebut sehingga hidung akan terbentuk kembali dan menutup berfungsi dengan normal sehingga bayi rafa dapat tumbuh normal seperti anak-anak normal lainnya.

KHARISMA SEMARAK SENI LAWU KABUPATEN KARANGANYAR

Dalam rangka memeriahkan hari jadi ke-98 Kabupaten Karanganyar pada hari minggu tanggal 15 November 2015 telah dilaksanakan kegiatan Maha Karya lawu yang bertempat di terminal Tawangmangu.

Kegiatan yang mengusung tema “Kharisma Semarak Seni Lawu” menampilkan eksotoka tari purba, dance, fashion show, tari jagung serta pegelaran  wayang kulit Ki sarno dan ki Anggit. Makna tari kreasi Purba tersebut menggambarkan proses evolusi manusia purba sampai sekarang yang dibagi menjadi empat episode yakni kelahiran, mempertahankan hidup, menemukan kultur dan menciptakan harmoni. Manusia purba menyadari hidup lalu bertahan hidup mereka belum memiliku kultur sehingga saling membunuh untuk mempertahankan hidup. Perlahan mereka menemukan kultur hingga akhirnya terciptalah harmoni dalam kehidupannya.


Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut diharapkan dapat melatih masyarakat untuk berapresiasi karena pagelaran adalah cara untuk melakukan komunikasi antara pencipta karya dan penikmat karya (masyarakat). Seni juga sebagai sarana edukasi/pendidikan (kepercayaan diri saat tampil di muka umum, pengetahuan cerita masa lalu). Seni adalah hal abstrak yang tak ada paremeter untuk  menjadi sebuah acuan ataupun pedoman penilaian, setiap seniman mempunyai ukuran sendiri dalam berkarya. Seperti ungkapan dari Immanuel Kant Seni adalah sebuah impian karena rumus rumus tidak dapat mengihtiarkan kenyataan.

PAGELARAN WAYANG KULIT DALAM RANGKA HARI JADI KE-98 KABUPATEN KARANGANYAR

Dalam rangka memeriahkan HUT ke-98 kabupaten Karanganyar yang jatuh pada tanggal 28 November 2015 nanti telah digelar pegelaran wayang kulit semalam suntuk bertempat di lapangan Alun-Alun Kabupeten Karanganyar dengan menghadirkan dalang Ki Enthus Susmono dan Ki Manteb Sudarsono dengan 98 pesinden.Pagelaran wayang kulit tersebut dilaksanakan pada tanggal 7 Nopember,  sekaligus mendeklarasikan hari wayang nasional.

Pagelaran wayang kulit bukanlah sekedar hiburan semalam suntuk selain mengandung banyak filosofi namun juga mengandung ajaran-ajaran budi pekerti dan kebatinan sekaligus menjadi wadah 6 kepandaian yaitu di bidang suara, bidang karawitan, bidang gambar, tari, seni drama dan di bidang sastra.



Danramil 01/Karanganyar Kapten Inf Sulardi yang hadir mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar menyatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan perhatian pemerintah daerah akan kebutuhan hiburan bagi masyarakat. Diharapkan masyarakat Kabupaten Karanganyar menjadi lebih  baik  dan akan lebih  mencintai kesenian tradisional demi mewujudkan Kabupaten Karanganyar yag sejahtera dan tentram.

PANEN RAYA DI DUSUN BLORA DESA KARANGPANDAN KECAMATAN KARANGPANDAN - KARANGANYAR

Bertempat di Dusun Bloro Desa Karangpandan Kecamatan Karangpandan Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos beserta Jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar menghadiri kegiatan panen raya dengan jenis padi IR-64 yang merupakan lahan milik kelompok tani Tegalmulyo dengan pimpinan Bapak Suwarno. Luas lahan yang di panen 40 Ha dan menghasilkan 11.6 Ton/Ha. (11/10/15)

            Sacara Kasat mata kita dapat membedakan jenis padi IR-64 dengan padi lainnya karena jenis padi ini memiliki ciri agak pendek, jumlah anakan banyak dan bulirnya besar dan ramping. Salah satu jenis padi yang berkualitas baik adalah padi IR 64. Padi IR 64 dapat berkembang dengan baik pada tanah dan lahan, serta pengairan pada sawahyang baik


            Musim hujan baru datang beberapa minggu namun kita sudah bisa melaksanakan panen raya dengan hasil yang sangat baik. Patutlah kita banyak bersyukur atas karunia yang dilimpahkan Tuhan kepada Kabupaten Karanganyar terlebih wilayah Kecamatan Karangpandan karena di saat wilayah lain baru mulai menanam kita sudah menikmati hasilnya karena wilayah kita tidak pernah kekurangan air. “Ujar Komandan Kodim 0727/Karanganyar saat menghadiri kegiatan tersebut.

PEMBARETAN KETARUNAAN DI SMK BHAKTI KARYA KARANGANYAR

Pembinaan terhadap generasi muda terus dilakukan Kodim 0727/Karanganyar diantaranya telah dilaksanakannya kegiatan pembaretan ketarunaan bagi siswa-siswi SMK Bhakti Karya Karanganyar oleh Babinsa Koramil 01/Karanganyar Sertu Daryono. Kegiatan tersebut terlaksana pada hari sabtu tanggal 21 November 2015 yang bertempat dilapangan SMK Bhakti Karya Karanganyar.


Sertu Daryono menyatakan bahwa kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan peran sekolah terhadap kedisiplinan siswa dalam kegiatan belajar di lingkungan SMK Bhakti Karya serta guna lebih terarahnya kegiatan dan peran serta siswa-siswi .

Babinsa Koramil 01/Karanganyar ini mengharapkan dengan kegiatan ini dapat membentuk sikap para peserta lebih tagap dan sopan, percaya diri yang tinggi, penampilan yang rapi, disiplin yang lebih baik dan perilaku yang terpuji sekaligus terhindar dari perbuatan yang tercela baik itu terlibat narkoba, minuman keras, merokok dan tawuran antar pelajar serta bertanggung jawab dalam melaksanakan kegiatan belajar sehingga terciptalah generasi yang diandalkan Negara.

PEMBUKAAN SOLO RAYA CREATIVE EXPO DI ALUN-ALUN KABUPATEN KARANGANYAR

Bertempat di lapangan alun – alun Kabupaten Karanganyar digelar Solo Raya Creative Expo dalam rangka memperingati  Hari Jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-70 tahun 2015. Kegiatan ini akan berlangsung selama 4 hari dimulai tanggal 11-14 November 2015 dan telah resmi dibuka pada tanggal 11 November 2015 oleh Bupati Karanganyar Drs. Juliatmono, MM beserta jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar.

Kegiatan ini banyak menampilkan produk-produk lokal dari berbagai wilayah yang ada di Kabupaten Karanganyar dari hasil bumi, pembangunan dan juga ditampilkan alutsista TNI.


Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos saat menghadiri upacara tersebut menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat dan sebagai tempat hiburan bagi masyarakat Kabupaten Karanganyar karena selain bisa melihat berbagai produk lokal yang ada di sekitar kita juga bisa sebagai bahan pengetahuan bagaimana cara menghasilkan produk-produk unggulan tersebut 

PENANAMAN POHON DI LOKASI PEMAKAMAN OLEH BABINSA 09/NGARGOYOSO

Dalam rangka menghinjaukan kembali lokasi Karanganyar yang sedang memasuki musim penghujan Koramil 09/Ngargoyoso melaksanakan penanaman bibit pohon Saman dan Pohon jambu air pada lokasi taman pemakaman umum dukuh Ngalusan Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso. Kegiatan yang berlangsung pada rabu tanggal 25 November 2015 dipimpin langsung Danramil 09/Ngargoyoso Kapten Inf Suwandi bersama Babinsa Koramil 09/Ngargoyoso dan masyarakat.

            Kapten Inf Suwandi mengatakan dengan penanaman pohon diatas makam bukan hanya membuat sejuk namun nantinya tanaman tersebut dapat membuahkan hasil yang bisa dimanfaatkan warag sekitar. Dimana  jambu air Jambu air, dapat disajikan sebagai buah meja. Buah ini umumnya dimakan segar, atau dijadikan sebagai salah satu bahan rujak atau pun disetup atau dijadikan asinan. Kayunya yang keras dan berwarna kemerahan cukup baik sebagai bahan bangunan, asalkan tidak kena tanah. Hanya biasanya ukurannya terlalu kecil. Baik pula digunakan sebagai kayu bakar.


            Lebih lanjut Danramil 09/Karanganyar mengatakan pohon saman/Ki hujan/pohon hujan, atau trembesi (Albizia saman (Jacq.)merupakan sebuah tumbuhan pohon besar, tinggi, dengan tajuk yang sangat melebar. Namanya berasal dari air yang sering menetes dari tajuknya karena kemampuannya menyerap air tanah yang kuat. Ternyata pohon trembesi juga mampu menyerap CO2 puluhan kali dari pohon biasa. Pohon trembesi mampu menyerap 28,5 ton karbondiokasida setiap tahunnya. (diamaeter tajuk 15 meter). Diharapkan dengan penanaman tersebut masyarakat sekitar mau bersama-sama manjaga dan merawat tanaman yang telah ditanam bersama-sama sehingga manfaatnya dapat benar-benar dirasakan nantinya. 

LATIHAN PENGIBARAN BENDERA DI HALAMAN KECAMATAN KARANGANYAR

Peningkatan rasa disiplin serta menanamkan tata cara hidup berorganisasi yang baik harus dilakukan pada semua lapisan masyarakat tak terkecuali Kecamatan Karanganyar yang pada setiap minggunya melaksanakan pelatihan pengibaran bendera oleh babinsa 01/Karanganyar Pelda Sarno. Kegiatan tersebut terlaksana pada hari   tanggal 20  November 2015.

Tujuan pelatihan ini agar seluruh pegawai kecamatan Karanganyar mengetahui tata cara mengibarkan sang merah putih dengan baik dan benar. Sang saka merah putih merupakan panggilang kehormatan bagi Bendera, butuh perjuangan untuk pertama kali merah putih di kibarkan di negeri ini maka dari itu sudah selayaknya kita hormati dan patuhi aturan pengibarannya.

Babinsa  01/Karanganyar menyatakan bahwa dalam pengibaran dan penurun bendera harus sesuai dengan aturan dimana terdiri dari tiga orang yaitu pengerek sebelah kiri pasukan, pembawa bendera berada di tengah dan pembentang bendera sebelah kanan pasukan kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan rasa disiplin sehingga senantiasa mengutamakan kepentingan tugas kedinasan diatas kepentingan pribadi dan juga menanamkan rasa tanggung jawab serta menumbuhkan rasa persatuan antar sesame yang artinya senasib sepenanggungan.

PENINJAUAN LOKASI RTLH DI DESA BANJARSEWU KECAMATAN MATESIH-KARANGANYAR

Kebutuhan hidup manusia terdiri dari sandang, pangan dan papan (tempat tinggal). Dari ketiga kebutuhan ini “Papan” adalah kebutuhan yang bisa dibilang mewah bagi sebagian kalangan masyarakat. Padahal rumah sebagai tempat berlindung, memberi rasa kenyamanan bagi anggota keluarga dan secara sosial dapat menjaga privasi setiap anggota keluarga, menjadi media bagi pelaksanaan bimbingan serta pendidikan keluarga.”Ujar Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos saat turut hadir meninjau lokasi RTLH di desa Banjarsewu Kecamatan Matesih-Karanganyar

Lebih Lanjut Dandim 0727/Karanganyar menyatakan terimakasih dengan pemerintah provinsi yang telah membantu masyarakat Kabupaten Karanganyar sehingga bisa menikmati rumah dengan lebih nyaman.


Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi mengatakan bahwa Pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) milik ibu wiji merupakan biaya APBD provinsi Jawa Tengah dengan selesainya pembangunan ini saya sangat senang karena ibu wiji beserta keluarga dapat tinggal lebih layak dari sebelumnya. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Muspika Kecamatan Matesih dan masyarakat sekitar. 

LATIHAN PENANGGULANGAN BENCANA ALAM DI KECAMATAN KEBAKKRAMAT-KARANGANYAR

Rangkaian kegiatan pelaksanaan penanggulangan bencana alam yang terletak di kecamatan Kebakkramat – Karanganyar telah selesai ditutup pada hari minggu tanggal 8 November 2015 oleh Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen pasunda, S.Sos.

 Pada kegiatan tersebut para personil yang terlibat mempraktekan bagaimana cara mengatasi bencana banjir yang dimulai dengan  informasi dari BMKG bahwa pada minggu ke depan curah hujan di wilayah Eks Karesidenan Surakarta akan meningkat diatas 100 mm sehingga Kakesbang linmas untuk menyiapkan 1 sst standbay di kantor namun Danramil 03/Kebakkramat melaporkan truk yang dipakai untuk distribusi ke desa waru mengalami kerusakan patah as belakang. Di wilayah Ds. Sidodadi mengalami kekurangan mobil tanki air bersih 3 dan MCK 10 unit, sedangkan ada seorang ibu di pengungsian yang akan melahirkan situasi yang begitu komplek banyaknya anak-anak dan para lansia di tampung balai desa waru membuat seluruh Prajurit Kodim 0727/Karanganyar, harus segera di ekfakuasi ke tempat yang lebih aman yaitu lapangan belakang koramil 03/Kebakkramat. Pada situasi tersebut terlihat pula ternak-ternak yng mati karena sakit segera dikubur dan disemprotkan disinfektan agar virus tak menyebar ke para pengungsi. Bantuan yang datang dari berbagai elemen masyarakat membuat para pengungsi terbantu. Setelah beberapa hari akhirnya BMKG menginformasikan keadaan cuaca mulai membaik, warga masyarakat meminta segera kembali kepemukiman karena ingin melihat dan membersihkan rumah. Situasi tanggap darurat selesai Bupati Karanganyar memohon agar TNI/Polri membantu untuk rehalibilitasi dan rekonstruksi.


            Dandim 0727/Karanganyar mengatakan bahwa simulasi kegiatan tersebut sudah baik namun masih banyak yang harus diperbaiki terlebih kesiapsiagaan personil yang dinilai masih kurang cepat semoga saat bencana datang para personil di daerah lebih siap sehingga tingkat kerugian materil maupun jiwa dapat diminimalisir.

JAWA TENGAH BERSHOLAWAT BERSAMA HABIB SYEH BIN ABDUL QODIR ASSEGAF DI ALUN-ALUN KARANGANYAR


اِÙ†َّ اللهَ ÙˆَÙ…َÙ„َٓئِÙƒَتَÙ‡ٗ ÙŠُصَÙ„ُّÙˆْÙ†َ عَÙ„َÙ‰ النَّبِÙ‰ِّۚ ÙŠَآاَÙŠُّÙ‡َاالَّذِÙŠْÙ†َ اٰÙ…َÙ†ُÙˆْاصَÙ„ُّÙˆْاعَÙ„َÙŠْÙ‡ِ ÙˆَسَÙ„ِّÙ…ُÙˆْاتَسْÙ„ِÙŠْÙ…َا (الاحزاب : ٥٦)
Artinya : “ Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (QS. Al Ahzab : 56)
            Ayat diatas sudah sangatlah jelas bahwa kita sebagai umat islam pengikut Rosulullah SAW agar selalu bershalawat untuk nabi. Kita terlahir karena fitrahnya. Hidup ini sebuah ilusi yang kita tidak akan pernah tau apa yang terjadi detik berikutnya bisa sebuah kebahagiaan atau malah musibah. Tidak akan ada yang akan pernah tau. “ujar Habib Syeh Bin Abdul Qodir Assegaf saat akan memulai acara Jawa tengah Bersholawat di Lapangan Alun-Alun Karanganyar”.
            
            Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Bapak Ganjar Pranowo, Forkopimda Kabupaten Karanganyar, Muspika Kecamatan Karanganyar dan masyarakat sekitar.Ka Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Bangun Pranoto yang hadir mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar menyatakan bahwa  orang yang gemar membaca sholawat akan mendapat kabar gembira sebelum matinya, meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat dan dapat membantu seorang hamba akan sesuatu yang terlupa.


Kegiatan yang semula berlangsung di lapangan alun-alun Karanganyar berubah di masjid Agung Karanganyar karena turun nya hujan lebat ,namun tidak menggonyahkan para jama’ah yang berasal dari seluruh wilayah Kabupaten Karanganyar untuk tetap mengikuti sholawatan tersebut hingga akhir karena bersholawat bukan hanya mentaati perintah Allah SWT, mengingat kemuliaan Nabi Muhammad namun juga banyak hikmah yang kita peroleh diantaranya ditulis sepuluh kebaikannya, mendapat pengampunan dari allah atas segala keburukkannya, akan meraih keamanan dan keselamatan dari rintangan hari kiamat masih banyak lainnya

KHITAN MASSAL DALAM RANGKA HARI JADI KE-98 KABUPATEN KARANGANYAR

Dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-98, pada hari Jum’at tanggal 13 November 2015 pemerintah Kabupaten Karanganyar mengadakan Khitan Massal bagi anak-anak kurang mampu. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman Masjid Agung Kabupaten Karanganyar ini diikuti ±256 anak laki-laki.

Sunat atau khitan atau memotong kulup yang menutupi ujung zakar kemaluan laki-laki adalah suatu tindakan yang disyariatkan dalam islam terutama karena sunat itu mempermudah seorang muslim untuk mensucikan diri dari najis yang merupakan prasarat utama sahnya sholat.


Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen pasunda, S.Sos yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan dengan sunat maka kemaluan pria (Penis) akan lebih higines karena menurut penelitian medis lebih mudah membersihkan kemaluan (penis) dari pada yang tidak sunat karena khitan dapat mengurangi resiko infeksi bekas air kencing. Menurut penelitian medis, infeksi bekas urine lebih banyak diderita orang yang tidak disunat dan juga pria yang dikhitan memiliki resiko lebih rendah dari infeksi akibat hubungan seksual, termasuk HIV/AIDS. Kegiatan ini dipimpin langsung Bupati Karanganyar Drs. Juliatmono, MM dan dihadiri jajaran Forkopimda dan Muspika Kabupaten Karanganyar

UPACARA HARI JADI KE-98 KABUPATEN KARANGANYAR

Bertempat di lapangan alun-alun, seluruh komponen masyarakat dari jajaran Forkopimdan Kabupaten Karanganyar,  Pegawai perkantoran, Pegawai Sipil, Siswa – Siswi Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas hadir dan turut serta dalam upacara peringatan hari jadi ke-98 Kabupaten Karangayar pada hari Rabu tanggal 18 November 2015. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Bupati Karanganyar Drs. Juliatmono, MM.
            Dengan tema “Karanganyar  Maju dan Sehat” Bupati Karanganyar mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus bahu membahu mewujudkan Karanganyar maju dalam segala bidang demi menciptakan masyarakat yang sejahtera dan juga sukseskan kondisi Karanganyar yang sehat. Saat ini sedang digalakkan sanitasi bersih di desa-desa tak akan ada program yang berhasil tanpa keterlibatan dari semua pihak karena Kabupaten Karanganyar adalah milik semua maka dari itu kita sukseskan pembangunan yang telah direncanakan.
Ka Staf Kodim 0727/Karanganyar Mayor Bangun Pranoto  yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mewakili Komandan Kodim 0727/Karanganyar mengatakan Hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-98 pada kali ini merupakan hadiah terbesar dari Tuhan yang maha Esa dan para pendahulu kita sudah selayaknya kita bersyukur atas hadiah tersebut. Lakukan hal yang terbaik demi majunya Kabupaten Karanganyar, semua pihak berhak memiliki Kabupaten Karanganyar karena itu berbuatlah yang terbaik dengan profesinya masing-masing.

Dalam acara tambahan setelah upacara dilangsungkan pertunjukan tarian kolosal yang menceritakan perjuangan Raden Mas Sa’id dalam melawan penjajah dari Kabupaten Karanganyar. Karanganyar lahir sebagai dukuh kecil, tepatnya terjadi pada tanggal 19 April 1745 atau 16 Maulud 1670. Sebagai Bupati Pertama adalah KRT Hardjohasmoro yang dilantik oleh KGPAA Mangkunegara VII pada tanggal 18 Nopember 1917. Pada kesempatan tersebut ditampilkan pula atraksi terjun payung dan air modelling dari prajurit Angkatan Udara Adi Sumarmo. Banyak masyarakat yang terhibur dengan atraksi terjun payung dan air modeling terlebih nilai dan semangat  perjuangan Raden Mas Said memperjuangkan Kabupaten Karanganyar terbebas dari penjajah Belanda. 

PERINGATAN HARI PAHLAWAN DI KANTOR KECAMATAN KARANGANYAR

Pahlawan adalah pejuang bangsa, sudah selayaknya kita selalu mengingat mereka. Tak ada yang dapat kita lakukan selain selalu mengenang jasa-jasa dan meneruskan cita-cita mereka demi terwujudnya Indonesia yang maju dan damai.” Ujar Danramil 01/Karanganyar kapten Inf Sulardi saat menjadi Inspektur upacara pada peringatan Hari Pahlawan di halaman Kecamatan Karanganyar. (10/11/15)

Tanggal 10 Nopember telah ditetapkan  sebagai Hari Pahlawan bagi rakyat Indonesia, yang merupakan salah satu tonggak sejarah bergolaknya api semangat perjuangan physik bangsa Indonesia yang telah dirintis dan dikobarkan selama bertahun-tahun sebelumnya, dalam perjuangan mengusir penjajah, mencapai kemerdekaan dan menegakkan kebenaran dan keadilan sejati, bagi seluruh bangsa Indonesia.


Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai para pahlawannya Pesan Presiden RI 1 Soekarno. Oleh karena nya peringatan hari pahlawan ini mari kita jadikan momentum untuk menjadi pribadi yang lebih baik lagi demi bangsa dan Negara yang kita cintai. Kegiatan ini diikuti seluruh Muspika Kecamatan Karanganyar.

UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN 10 NOVEMBER 2015 DI KANTOR SEKDA KABUPATEN KARANGANYAR


Sebagai penerus bangsa kita patut bangga akan perjuangan yang telah pendahulu lakukan demi tecapainya kemerdekaan bangsa ini. Bangsa Indonesia tidak lahir dari bunga yang langsung bermekaran namun dengan lautan darah yang dikorbankan. Tidak detik, menit ataupun jam namun bertahun – tahun hingga 3,5 abad bangsa Indonesia bisa merdeka secara penuh, semua berkat para pahlawan kusuma bangsa. “ujar Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen Pasunda, S.Sos saat menghadiri Upacara hari Pahlawan di Halaman Sekda Kabupaten Karanganyar

Lebih lanjut dandim 0727/Karanganyar mengatakan banyak ungkapan diberikan para pejuang yang dapat memberikan pandangan betapa mereka tak pernah menyerah hingga tujuan Indonesia tercapai diantaranya  jenderal Sudirman yang berbunyi “ Tempat saya yang terbaik adalah ditengah-tengah anak buah. Saya akan meneruskan perjuangan Met of Zonder Pemerintah TNI akan berjuang terus. Teuku Nyak Arif “Indonesia merdeka harus menjadi tujuan hidup kita bersama”.


Pattimura “Berunding dengan pengisap darah rakyat adalah berarti menyerah. Soekarno “Kita bangsa yang cinta damai tetapi lebih cinta kemerdekan”.Dengan peringatan hari pahlawan ini diharapkan kita akan terus berjuang mempertahankan Negara Indonesia yang kita cintai ini. Usai kegiatan tersebut dilanjutkan pula tabur bunga di taman makam pahlawan Dharma Tungga Bakti. Kegiatan ini diikuti Prajurit Kodim 0727/Karanganyar, seluruh jajaran forkopimda Kabupaten Karanganyar, Polres Karanganyar, siswa-siswi SMA se Kabupaten Karanganyar.

ZIARAH KUBUR KE PENDIRI KABUPATEN

Sebagai bakti serta penghargaan terhadap pendiri Kabupaten Karanganyar Jajaran Forkopimda Kabupaten Karanganyar melaksanakan ziarah kubur kemakam pendiri dan sesepuh Karanganyar tersebut diantaranya Kyai Ngabet Ronggo Nambang I, K Ageng Asta Angin, K. Ageng Pegenjahan, Hardjohasmaran, B.RAj.Poesposari. Kegiatan ini berlangsung pada hari jum’at tanggal 11 November 2015.

Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyambut hari jadi Kabupaten Karanganyar yang ke-98 tahun 2015 dan akan terus dilaksanakan agar kita selalu mengenang akan jasa-jasa yang telah mereka sumbangkan bagi Kabupaten Karanganyar hingga kita bisa menikmatinya saat ini. “Ujar Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letnan Kolonel Inf Marthen Pasundan, S.Sos yang turut serta dalam rombongan tersebut.


Dandim 0727/Karanganyar juga menyatakan bahwa tujuan ziarah kubur sendiri adalah agar kita senantiasa mengingat kematian, agar kita senantiasa memperbaiki diri sebelum ajal menjemput. Lalu memintakan pengampunan atas dosa-dosa almahum kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Perkuat Sinergi dan Kebugaran, Dandim 0727/Karanganyar Senam Bersama BRI Karanganyar

KARANGANYAR — Komandan Kodim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo K, S.H., M.Tr. Opsla., bersama anggota militer, ASN, dan Pers...